Viral via WhatsApp, Pemerintah Akan Gratiskan Internet Selama Pandemi Covid-19, Kominfo: Itu HOAKS

Hal itu dikatakan oleh Direktur Jenderal Pos dan Penyelenggaraan Informatika (PPI) Kementerian Kominfo Ahmad Ramli.

Editor: Ravianto
infokomputer.grid.id
ilustrasi hoax 

Biasanya, ada penipuan di balik pesan hoaks berantai tersebut.

Setelah mengklik tautan itu, biasanya masyarakat diminta menghubungi nomor tertentu dan diminta mentransfer sejumlah uang.

"(Kalau menemukan) silakan laporkan ke Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI)," ujar Ahmad Ramli.

Dia menambahkan, kini pemerintah memang telah bekerja sama dengan operator telekomunikasi untuk memberikan layanan internet gratis melalui platform dunia pendidikan.

Karena itu, platform belajar online seperti Ruangguru, Zenius, dan lain sebagainya bisa diakses secara gratis.

"Nilainya sekitar Rp 1,9 triliun per bulan," kata Ahmad Ramli.

 Oded Sebut Pemilik KTP-el Dapat Rp 750 Ribu Adalah Hoaks, Minta Warga Ikuti Aturan Cegah Covid-19

Hoaks Lainnya

Pesan berantai mengenai adanya arus angin dari utara ke selatan membawa wabah (penyakit) viral.

Tak sedikit pengguna WhatsApp menerima pesan tersebut, baik melalui chat perorangan maupun di grup.

Begini bunyi dari pesan berantai itu:

"Dear all, urgent."
"Sebagai informasi dari Bpk Dir-1..."

"Bahwa 3 hari ke depan diusahakan seluruh anggota keluarga masing-masing di rumah..."
"Untuk tidak keluar rumah, walau hanya untuk berjemur, kalau tidak sangat terpaksa..."

"Karena dalam 3 hari ke depan arus angin dari utara ke arah selatan yang membawa wabah (penyakit) akan melewati Indonesia menuju Australian..."

 Viral Postingan Bayi Baru Lahir Bisa Bicara Telur Rebus, Banyak yang Percaya padahal Hoaks

"Tolong diinformasikan kepada teman-teman yang tidak ada di grup ini..."

"Terima kasih..."

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved