Minggu, 26 April 2026

Virus Corona di Jabar

Pasien Positif Covid-19 di Sumedang Tambah Satu, Kini Jadi 2 Orang

Aceng mengatakan, kedua orang yang teridentifikasi positif Covid-19 tersebut kini diisolasi di RSUD Kabupaten Sumedang.

Penulis: Seli Andina Miranti | Editor: Ravianto
Tribun Jabar/Seli Andina
Pemerintah Kabupaten Sumedang bekerja sama dengan Polres Sumedang dan Kodim 0610 Kabupaten Sumedang melakukan penyemprotan desinfektan secara masif di jalan-jalan raya di Kabupaten Sumedang, Kamis (26/3/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina Miranti

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang menyatakan situasi dan kondisi terkait penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumedang perlu lebih diwaspadai, Rabu (8/4/2020).

Pasalnya, pasien yang teridentifikasi positif Covid-19 di Kabupaten Sumedang bertambah satu pasien.

Kini, pasien yang teridentifikasi positif Covid-19 di Kabupaten Sumedang menjadi dua orang.

"Setelah zebelumny tepatnya pada bulan Maret 2020 terdapat 1 orang yang teridentifikasi
positif Covid-19, sekarang terdapat penambahan sebanyak satu orang yang teridentifikasi positif Covid-19," ujar Direktur RSUD Sumedang, Aceng Solahudin.

Aceng mengatakan, kedua orang yang teridentifikasi positif Covid-19 tersebut kini diisolasi di RSUD Kabupaten Sumedang.

Sementara itu, jumlah positif pemeriksaan rapid test di Kabupaten Sumedang menjadi 17 orang, terdiri dari enam orang hasil pemeriksaan rapid test di lingkungan PT Kahatex, empat orang dari IPDN, dan tujuh orang dari RSUD Sumedang.

Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Sumedang terdiri dari 19 orang dari total 35 PDP, 16 lainnya telha dinyatakan sembuh.

Sementara itu, Orang Dalam Pengawasan (ODP) di Kabupaten Sumedang berjumlah 318 orang, Orang Dalam Risiko (ODR) 16.949 orang, dan Orang Tanpa Gejala (OTG) 67 orang.

6 Pegawai Kahatex Positif Covid-19

Enam pegawai di PT Kahatex, Kabupaten Sumedang mendapat hasil positif dari hasil rapid test yang dilakukan di RS Kasih Bunda, sehingga keenamnya terindikasi positif Covid-19.

Peristiwa tersebut dibenarkan Kepala Bagian Umum PT Kahatex, Luddy Sutedja, Minggu (5/4/2020) lalu.

Enam karyawan pabrik tersebut merupakan peserta seminar keagamaan Gereja Bethel Indonesia (GBI) di Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

 Hindari Penyebaran Virus Corona di Lapas, Jokowi Tegaskan Tak Lepaskan Napi Koruptor

Luddy Sutedja mengatakan, satu bulan yang lalu ada karyawan PT Kahatex yang mengikuti persekutuan doa Gereja Bethel Indonesia (GBI) di Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Persekutuan doa GBI tersebut rupanya dipimpin oleh Pendeta yang baru pulang dari Israel.

Seminggu kemudian, pendeta tersebut meninggal dan istrinya dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin karena dinyatakan positif Covid-19.

Luddy mengatakan, jumlah karyawan yang mengikuti persekutuan doa tersebut ada 23 orang.

"Dari saat itu, 23 karyawan kami yang mengikuti doa tersebut langsung kami karantina selama 14 hari," ujarnya.

Ke-23 karyawan tersebut pun, lanjutnya, sudah tidak melakukan kontak interaksi dengan orang lain.

Setelah 14 hari, sembilan dari 23 karyawan yang melakukan rapid tes, hasilnya menunjukkan negatif. Sementara 14 oroang lainnya baru menjalani rapid test pada Kamis (2/4/2020).

“Dari 14 orang tersebut, enam orang positif terindikasi Covid-19," ujarnya.

Keenam karyawan beserta keluarganya kemudian diminta kembali melakukan isolasi diri di mess milik perusahaan.

Sementara, 19 karyawan lainnya yang hasil rapid test-nya negatif tetap dikarantina sampai menjalan tes lanjutan nanti.

 Tersisa 9 Peserta yang Masuk di Babak Baru, LIDA 2020 di Indosiar Dihentikan karena Virus Corona

 Tangkal Covid-19, Warga Kampung Cidahu Tasikmalaya Bentuk Satgas Kampung

 Tambah Lagi, Warga Majalengka Positif Virus Corona, Sempat Ikuti Kegiatan Keagamaan di Lembang

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved