Penampakan Ular Langka Berkepala Dua, Tubuhnya Satu, Panji Petualang Takjub Melihatnya

Melalui vlognya, Panji Petualang membagikan video saat melihat ular berkepala dua.

Youtube/Panji Petualang
Penampakan ular berkepala dua yang dilihat Panji Petualang. 

TRIBUNJABAR.ID - Melalui vlognya, Panji Petualang membagikan video saat melihat ular berkepala dua.

Memang langka. Ular itu hidup dalam keadaan dua kepala yang menyambung dalam satu tubuh.

Penampakan ular langka ini terlihat dari vlog yang diunggah Panji berjudul 'Langka! Inilah Ular Kepala Dua dari Riau l Satu-satunya di Dunia Feat Amar PD'.

Ular itu kini dirawat teman Panji Petualang yang berada di Riau.

Panji pun diajak temannya itu untuk melihat ular berkepala dua.

Terlihat ular tersebut masih kecil dan dirawat di dalam kandang kaca.

Sentuhan Mujarab Panji Petualang, Tangani Krunya yang Digigit Ular Kobra Pakai Obat Sakti

Dua kepala ular itu aktif bergerak. Sang ular bahkan makan dari mulut yang ada di dua kepalanya.

Melihat ular tersebut, Panji Petualang sampai takjub.

Ia juga menyebut, istimewanya dari ular itu karena keunikannya yang berkepala dua sejak lahir.

Foto ular kepala dua
Foto ular kepala dua (Youtube/Panji Petualang)

"Ini keunikannya itu bawaan dari lahir badannya satu kepalanya dua, kembar siam alam ya ini," katanya.

Ular itu merupakan ular yang berasal dari alam dan pemakan ikan.

Pada video itu, terlihat Panji dan teman-temannya juga memberi pakan kepada ular berkepala dua itu.

Menurut Panji, ular unik seperti itu tak mudah ditemukan. Perbandingannya satu banding satu juta.

Penampakan ular berkepala dua yang dilihat Panji Petualang.
Penampakan ular berkepala dua yang dilihat Panji Petualang. (Youtube/Panji Petualang)

Momen Panji Temukan Lagi Garaga

Akhirnya Panji Petualang mengunggah foto baru ular king kobra bernama Garaga melalui Instagram, Kamis (2/4/2020).

Terlihat dari foto itu, Panji Petualang berhasil menemukan Garaga yang sebelumnya dilepasliarkan di hutan.

Sang raja ular itu ukurannya terlihat semakin besar. Tubuhnya tampak lebih gemuk.

Corak warna ular king kobra ini juga terlihat cantik. Sang ular terlihat gagah saat mengembangkan tudungnya.

Ular Langka di Dunia Ditemukan di Enggano, 80 Tahun Dinyatakan Hilang

Terlihat Panji Petualang berpose ketika menemukan Garaga di tengah hutan belantara.

Ada dua foto baru Garaga yang dibagikan Panji Petualang.

Panji pun menuliskan perasaannya untuk raja ular yang pernah dirawatnya itu.

Tak hanya itu, pecinta reptil ini juga menyampaikan kondisi Garaga yang semakin sehat.

Foto 1

"Kau akan tetap jadi yang terbaik GARAGA

TERIMAKASIH TELAH DATANG UNTUK KAMI, rindu ini akhirnya terbayar

Dia datang saat kami putus asa dalam monitoring..

terlihat anak ini sangat besar dan sehat," tulis Panji Petualang.

Foto 2

"My kuchiose “GARAGA”

Alam memang bisa lebih merawatnya," tulis Panji.

Foto tersebut diambil saat Panji dan timnya melakukan monitoring untuk melihat perkembangan Garaga.

Monitoring ini dilakukan sudah lama atau beberapa waktu lalu.

Perjuangan Panji Petualang saat monitoring, bahkan diunggah melalui vlognya.

Insiden Digigit Ular Saat Monitoring Garaga

Setelah melepaskan ular king kobra bernama Garaga, Panji Petualang ternyata melakukan monitoring di alam tempat raja ular dilepaskan.

Momen ini diabadikan melalui vlog di YouTube Panji Petualang Channel yang diunggah pada Sabtu (28/3/2020).

Video tersebut merupakan part kedua dari vlog sebelumnya.

Untuk melakukan monitoring ular king kobra Garaga, Panji Petualang bersama timnya harus masuk ke hutan belantara.

Namun, ada kejadian tak terduga yang terjadi saat mereka memutuskan membuat bivak sebagai tempat istirahat.

Seorang kru, Alprih tiba-tiba menghilang. Ia memang ditugaskan Panji Petualang untuk mencari kayu bakar.

Namun, ia tak kunjung datang saat seorang tim Panji lain yang juga mencari kayu bakar, Kapa sudah kembali ke bivak.

Pada video itu, Panji pun terlihat khawatir karena waktu semakin sore sehingga memutuskan mencari Alprih.

Ia bersama Kapa, termasuk kameramen langsung bergegas mencari temannya sambil berteriak memanggil nama Alprih.

Mereka menerobos semak-semak tinggi dan pepohonan di dalam hutan.

Kemudian, mereka menemukan jejak yaitu tas Alprih yang tergeletak.

Panji Petualang pun langsung kembali mencari dan meneriakan nama temannya.

Akhirnya terdengar sahutan Alprih merespons teriakan Panji. Namun kondisinya memprihatinkan.

Ternyata tangannya digigit ular kobra. Namun, ular itu sudah tidak ada saat Panji menemukan Alprih.

Akhirnya Panji Petualang pun melakukan pertolongan pertama.

Ia memotong dahan pepohonan yang kecil kemudian dipasangkan di tangan kanan Alpri yang tergigit ular kobra.

Kemudian dahan kayu yang diletakkan di tangan Alpri diikat bagian sisinya.

Tangan Alpri terlihat seperti digips. Panji Petualang menjelaskan itu merupakan teknik imobilisasi yang mana daerah yang kena gigitan ular tidak boleh bergerak agar racun tak menyebar.

Setelah itu, Panji dkk pun membawa Alprih kembali ke bivak.

Setelah mendapatkan perawatan darurat dari Panji, kondisi Alprih terlihat membaik.

Penulis: Widia Lestari
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved