Minggu, 26 April 2026

Virus Corona di Jabar

Bekasi, Depok dan Bogor Diajukan Terapkan PSBB, Jam Malam di Seluruh Jawa Barat

Bekasi, Bogor, dan Depok diusulkan terapkan PSBB. Jam malam diberlakukan di seluruh Jabar.

humas pemprov jabar
Gubernur Jabar Ridwan Kamil memimpin rapat koordinasi penanggulangan COVID-19 di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (6/4/20). 
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kepada pemerintah pusat untuk menyamai pola penanganan Covid-19 di Jakarta.
 
"PSBB fokus ke Jabodetabek dulu. Jakarta sudah disetujui, maka Jabar akan samakan polanya dulu untuk kabupaten kota yang berdekatan dengan Jakarta, yaitu Depok, Bekasi, dan Bogor," kata pria yang akrab disapa Emil tersebut di Bandung, Selasa (7/4/2020).

Dengan disetujuinya Jakarta untuk melakukan PSBB, kata Emil, pihaknya segera melakukan sinkronisasi langkah penanganan Covid-19 dengan Jakarta karena penyebaran virus ini 70 persen ada di kawasan Jabodetabek.
 
"Nanti kami sinkronisasi, karena penyebaran virus ini 70 persen ada di Jabodetabek, jadi tidak bisa kalau Jakarta yang lakukan PSBB, sementara sekelilingnya tidak melakukan, jadi itu akan disinkronkan hari ini, kebetulan ada rapat sama Pak Wapres," katanya.
 
Terkait dengan pembatasan aktivitas warga di malam hari, di antaranya dengan pemberlakuan jam malam, Emil mengatakan sudah menginstruksikan hal tersebut kepada para kepala daerah di Jabar.

"Jadi diizinkan untuk memperketat jam malam, itu teknis beda karena level kota dan kabupaten beda. Kabupaten lebih luas dan jarang kegiatan, kota lebih padat, jadi keputusan ada di level wali kota atau bupati yang melaksanakan," ujarnya. 
 
Sebelumnya diberitakan, Emil mengatakan segera memberlakukan jam malam atau pelarangan warga keluar rumah di malam hari sebagai upaya pendisiplinan physical dan social distancing dalam rangka menanggulangi penyebaran Covid-19 di Jawa Barat.
 
Social dan physical distancing di Jabar, katanya, masih belum maksimal dilakukan.
Pihaknya telah melakukan inspeksi ke sebagian kabupaten dan kota, dan terlihat masih tidak ada upaya serius warga untuk melakukan pembatasan fisik dan sosial tersebut.
Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved