Sabtu, 11 April 2026

Menjelang Puasa dan Lebaran Diperkirakan 2.000 Pekerja Migran Asal Indramayu Akan Pulang

Menjelang puasa dan Lebaran, 2 ribu pekerja migran asal Indramayu diperkirakan akan pulang.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Handhika Rahman
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indramayu, Sri Wulaningsih. 
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
 
TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Indramayu yang mudik ke kampung halaman menjelang puasa dan Lebaran diperkirakan mencapai 2.000 orang.
 
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indramayu, Sri Wulaningsih kepada Tribuncirebon.com, Selasa (7/4/2020).
 
Sri Wulaningsih mengatakan, alasan PMI itu pulang karena menghindari pandemi Covid-19 di negara penempatan mereka bekerja, seperti di negara Taiwan, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, dan Hong Kong.
 
"Dan juga ada yang kontrak kerjanya sudah habis," ujar dia.
 
Sejauh ini, disampaikan Sri Wulaningsih sedikitnya ada sekitar 800-1.000 PMI yang pulang setiap bulannya.
 
Mereka sebagian besar berasal dari Kecamatan Juntinyuat dan Kecamatan Sliyeg.
 
Untuk mengantisipasi penyebaran virus corona, pihaknya pun sudah melakukan upaya dengan pemeriksaan setibanya mereka di bandara. Hal ini sebagai syarat kepulangan PMI.
 
Di bandara pun barang bawaan PMI dilakukan penyemprotan cairan disinfektan guna meminimalisasi kemungkinan terbawanya virus corona ke Kabupaten Indramayu.
 
Selain itu, Disnaker Kabupaten Indramayu juga telah berkoordinasi dengan camat dan kepala desa untuk memantau setiap PMI yang pulang ke wilayahnya.
 
PMI yang baru pulang itu diwajibkan untuk dikarantina di rumah atau tidak boleh keluar dahulu selama 14 hari masa inkubasi. 
 
"Untuk pencegahan pandemi Covid-19 Disnaker telah melakukan koordinasi dengan kecamatan dan desa agar PMI yang pulang dikarantina di rumah atau tidak boleh keluar dulu selama 14 hari," ujarnya.
Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved