Pandemi Covid-19, Pemkab Majalengka Dirikan 13 Posko Keamanan di Seluruh Perbatasan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka mendirikan 13 Posko keamanan di seluruh perbatasan antar kota.
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Eki Yulianto
TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka mendirikan 13 Posko keamanan di seluruh perbatasan antar kota.
Hal itu guna mencegah dan memutus rantai penyebaran virus Corona.
Ketua Umum Tim Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Majalengka, Karna Sobahi mengatakan, semua perbatasan sebagai gerbang pintu masuk kota angin diperketat dengan dibangunnya posko yang buka 24 jam.
"Posko ini didirikan sampai keadaan aman pandemi virus Corona di tingkat kabupaten Majalengka. Tujuannya untuk mengendalikan keluar masuk wilayah Majalengka dengan cara diberlakukan protokoler Covid-19," ujar Karna, Senin (6/4/2020).
• Pelajar SMP Itu Luka Berat Dikeroyok Orang Pakai Celurit, Kini Pelakunya Berhasil Ditangkap Polisi
Bupati MajLengka ini menyebutkan, 13 Posko itu masing-masing tersebar di 10 daerah atau kecamatan.
Yakni, di Kecamatan Lemahsugih 2 posko, Malausma 1 posko, Cingambul 2 posko, Cikijing 1 posko, Sindangwangi 1 posko, Sumberjaya 2 posko, Ligung 1 posko, Jatitujuh 1 posko, Kertajati dan Kadipaten 1 posko.
Adapun, setiap posko keamanan terdiri dari 7 petugas, yaitu unsur kesehatan dan dan Aparatur Sipil Negara (ASN) masing-masing 2 orang.
Serta, satu orang di antaranya unsur TNI atau Polri dan Pramuka.
"Setiap petugas yang ada di posko tersebut akan memeriksa secara ketat dan teliti untuk memastikan bahwa setiap orang yang masuk wilayah Majalengka terdeteksi secara dini indikasi Covid-19," ucapnya.
"Bagi pendatang yang terindikasi suhu panas, batuk dan sesak napas, maka yang bersangkutan akan langsung dibawa ke Puskesmas dan atau dirujuk ke RSUD Majalengka. Adapun yang tidak terindikasi harus tetap isolasi diri di rumah," kata Bupati.
• Ini Tips Jika Situs dan WhatsApp PLN Sulit Diakses, Klaim Token Listrik Gratis pun Bisa Dilakukan
Bupati memastikan, jika segala keperluan dan daya dukung dalam mencegah pandemi Covid-19 di kabupaten Majalengka masih dalam keadaan cukup.
Baik di puskesmas dan di rumah sakit termasuk anggaran untuk antisipasi yang sudah disiapkan.
"Yang kita intens persiapkan adalah untuk menangani dampak sosial ekonomi masyarakat akibat Covid-19 ini," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/bupati-majalengka-karna-sobahi-2632020.jpg)