Virus Corona di Jabar
Terminal Cicaheum Sangat Sepi Penumpang, Pemudik ke Bandung Tetap Diawasi
Sebelumnya, pemerintah pusat telah mengumumkan, tidak akan melarang masyarakat mudik di tengah pandemi virus korona.
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wali Kota Bandung, Oded M Danial meminta kepada setiap terminal di Kota Bandung untuk mengawasi masyarakat yang baru datang atau mudik ke Bandung.
Sebelumnya, pemerintah pusat telah mengumumkan, tidak akan melarang masyarakat mudik di tengah pandemi virus korona.
Di Jawa Barat, bagi masyarakat yang tetap memaksakan mudik otomatis akan menjadi orang dalam pemantauan (ODP) dan wajib mengisolasi diri selama 14 hari.
"Kami pengawasannya lebih ke tiap-tiap terminal, saya sudah intruksikan kepada Kadishub, minimal mereka di terminal harus membuat standar kesehatan, itu yang kami lakukan, ke depan di sana harus ada pemeriksaan dengan pengatur suhu tubuh," ujar Oded di Pendopo, Kota Bandung, Sabtu (4/4).
Kabid pengendalian dan ketertiban transportasi Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Asep Kuswara, mengakui Dishub sudah mulai menerapkan pengecekan suhu tubuh dan penyemprotan disinfektan kepada penumpang yang datang dan akan pergi dari Kota Bandung.
"Cuma di terminal juga sekarang memang sepi, tapi kami antisipasi saja," ujarnya.
Menurut Asep, sebenarnya setiap penumpang yang datang ke Kota Bandung menggunakan bus tidak semuanya turun di terminal.
Beberapa ada yang turun sebelum bus masuk ke terminal.
"Yang turun di terminal hanya beberapa persen, tapi untuk mengantisipasi kami selalu mengecek suhu tubuh," katanya.
Asep mengatakan kondisi di setiap terminal di Kota Bandung sendiri akhir-akhir ini sangat sepi.
Bahkan, di Terminal Cicaheum terjadi penurunan penumpang yang drastis.
Menurut Asep, hal ini terjadi seiring anjuran pemerintah yang mengimbau masyarakat untuk tetap di rumah selama pandemi korona.
Ia pun mengimbau agar masyarakat tak melakukan aktivitas mudik.
"Bahkan kami lagi mau pasang spanduk untuk tidak mudik," ucapnya. (nazmi abdurahman)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/asep-saepudin-ikut-menyemprotkan-cairan-disinfektan.jpg)