Jumat, 8 Mei 2026

ODP di Kota Sukabumi Bertambah Tiga hingga Lima Orang Sehari

Saat jumlah ODP Kota Sukabumi sebanyak 168 orang. Sebanyak 81 orang masih dipantau dan 87 telah selesai dilakukan pemantauan.

Tayang:
Penulis: Fauzi Noviandi | Editor: Giri
TRIBUN JABAR/FAUZI NOVIANDI
Jubir Satgas Covid-19 Kota Sukabumi, Wahyu Handiana 

Laporan Kontributor Kota Sukabumi, Fauzi Noviandi

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Jumlah orang dalan pemantauan (ODP) di Kota Sukabumi dalam satu hari dapat bertambah tiga hingga lima orang. Rata-rata ODP tersebut sempat kontak dengan pasien dalam pengawasan (PDP) atau pulang dari wilayah pandemi.

Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Sukabumi, Wahyu Handiana, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (4/4/2020).

Wahyu mengatakan, hingga saat jumlah ODP Kota Sukabumi sebanyak 168 orang. Sebanyak 81 orang masih dipantau dan 87 telah selesai dilakukan pemantauan.

"Rata-rata dalam satu hari terdapat tiga hingga lima ODP yang masuk pendataan. Mereka sempat kontak langsung dengan PDP dan memiliki gejala batuk serta flu," jelas diaJ

Jumlah PDP telah mencapai sebanyak 20 orang, 15 di antaranya setelah dinyatakan "lulus", lima lainnya masih diawasi dan sedang menjalani masa isolasi. PDP dalam seharinya dapat bisa bertambah satu orang.

"Dari 20 PDP itu semuanya telah dilakukan pemeriksaan swab dan dikirim ke Balitbangkes RI. Lima belas orang di antaranya telah dinyatakan negatif, lima lainnya masih menunggu hasil. Saat ini baru ada satu orang yang telah dinyatakan positif Covid-19," katanya.

Tim Medis Periksa Keluarga PDP yang Meninggal Dunia di Kuningan, Tetap Dimakamkan di TPU

Dijual Murah untuk Petugas Medis, Produk APD Asal Sukabumi Ini Mulai Dikirim ke Daerah Lain

Menurutnya, ODP yang tercatat sudah mulai tersebar seluruh wilayah Kota Sukabumi. Sedangkan untuk PDP ada di Kecamatan Citamiang, Cibereum, Baros, dan Gunung Puyuh.

"Kami mengimbau bagi warga yang sudah mulai merasakan gejala, segera melakukan pemeriksaan ke tempat pelayanan kesehatan atau bisa langsung menghubungi call center Covid-19," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved