Ahli Ekonomi Puji Langkah Ridwan Kamil Tapi Minta Pastikan Bantuan Tidak Salah Sasaran

Ini ide yang sangat luar biasa bagus karena tidak hanya menyelesaikan satu masalah, tapi masalah lain juga ikut terselesaikan.

Tribun Jabar/Syarif Abdussalam
Erni Rusyani Ernawan 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ahli ekonomi dan bisnis dari Universitas Pasundan, Erni Rusyani Ernawan, mengatakan langkah Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, telah melakukan langkah revolusioner. Hal itu berkenaan merangkul para driver ojek online dan pedagang pasar tradisional untuk menyediakan dan mendistribusikan bantuan tunai serta pangan kepada warga yang ekonominya terdampak Covid-19.

Gubernur tidak hanya menyelesaikan permasalahan ekonomi yang dialami masyarakat terdampak Covid-19, kata Erni, juga membantu usaha para pedagang pasar tradisional dan driver ojek yang sepi pesanan sejak pemerintah memberlakukan kebijakan belajar, bekerja, dan beribadah di rumah.

"Ini ide yang sangat luar biasa bagus karena tidak hanya menyelesaikan satu masalah, tapi masalah lain juga ikut terselesaikan. Mudah-mudahan kebijakan seperti ini bisa ditiru di daerah lainnya," kata Erni saat dihubungi, Jumat (3/4/2020).

Erni mengatakan, walaupun mendapat back up dari Bulog, sebisa mungkin penyaluran program bernilai Rp 3,2 triliun ini melibatkan penuh para pedagang pasar secara adil.

Yang perlu diperhatikan juga, katanya, adalah ketersediaan barang-barang kebutuhan pokok di pasar tersebut. Juga menjaga ketersediaan barang kebutuhan pokok untuk masyarakat lainnya.

"Yang paling penting juga data penerima bantuan. Jangan sampai salah sasaran. Laporannya juga harus bisa dipertanggungjawabkan. Soalnya, yang tahu data kan RT, RW, desa atau kelurahan. Tolong untuk berkoordinasi dengan mereka juga," katanya.

Sesuai dengan niat Gubernur yang ingin membantu warga yang menghadapi masalah ekonomi, tapi belum terfasilitasi program pemerintah pusat, katanya, program ini pun diharapkan diberikan kepada mereka yang belum menerima bantuan dari pusat.

Erni berharap kebijakan ekonomi yang dianggarkan oleh Pemprov Jabar ini bisa terlaksana dengan baik. Untuk mewujudkannya tentu dengan kekompakan bersama pemerintah kabupaten dan kota.

Dalam program ini, warga terdampak Covid-19 akan mendapat Rp 500 ribu per bulan. Dua per tiganya berbentuk kebutuhan pokok, sisanya tunai. (*)

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Sugiri
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved