Kades Linggasana Kuningan Batasi Waktu Kunjungan bagi Warga Luar Desa

Penerapan karantina wilayah parsial (KWP) mendorong Kepala Desa Linggasana bersama perangkat dan relawan pencegahan penyebaran virus corona

Tribunjabar.id/Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai
Kades Linggasana Turun Langsung Periksa Pengunjung di Posko Pengawasan /Portal Masuk Desa, Rabu (1/4/2020). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNJABAR.ID, KUNINGAN - Penerapan karantina wilayah parsial (KWP) mendorong Kepala Desa Linggasana Kabupaten Kuningan, bersama perangkat dan relawan pencegahan penyebaran virus corona bekerja ekstra di wilayah perbatasan antar desa.

Terutama dalam melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap warga asing yang hendak melakukan kunjungan terhadap warga masyarakat setempat.

"Kepada warga asing ( luar desa) yang datang untuk berkunjung ke salah satu warga kami, tentu mendapat pengawalan dan pembatasan waktu. Lebih dari 10 menit kami sarankan untuk pulang," ungkap Kades Linggasana, Hj Henny Rosalina kepada wartawan, Rabu (1/4/2020).

Di Tengah Wabah Virus Corona, Pelantikan Eselon II Pemkab Kuningan Berlangsung Sebentar

Langkah strategis dalam pengawasan, kata Henny, berdasar surat edaran pemerintah daerah tentang Karantina Wilayah Parsial (KWP).

"Kami buat portal sebagai posko pengecekan dan pemeriksaan terhadap warga dan pengunjung," jelas Henny.

Jalur alternatif di desanya, yang menghubungkan ke Desa Linggajati pun dikatakannya, sudah ditutup total.

"Kami berlakukan hanya satu pintu, sebagai keluar masuk bagi warga dan pengunjung "katanya.

Selain melakukan KWP, Kades perempuan dua periode ini, juga mengatakan bahwa pihaknya telah meminta para warganya yang perantau dan sudah datang itu melakukan isolasi mandiri.

"Selain kepada bersangkutan, anjuran isolasi mandiri juga kepada keluarga warga urban untuk mengawal anjuran isolasi selama 14 hari," ungkapnya.

Adapun jumlah warga menjadi parantau dan telah pulang ke desanya itu ada 50 orang.

Berdasarkan geografis bahwa Desa Linggasana, Kecamatan Cilimus ini merupakan kawasan yang berada di  kaki Gunung Ciremai.

Desa ini menjadi salah satu jalur untuk mendaki Gunung Ciremai.

Desa tersebut  juga memiliki Objek Wisata Linggajati Indah yang biasanya  tak pernah sepi sebagai lokasi untuk memanjakan pengunjung saat menikmati suasana alam dan udara sejuk lingkungan sekitar. (*)

Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved