Cegah Corona, Sumedang Terapkan Karantina Wilayah Parsial, Semua Orang Masuk Diperiksa
Penyebaran Covid-19 atau virus Corona semakin lama semakin meluas di Jawa Barat.
Penulis: Seli Andina Miranti | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina Miranti
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Penyebaran Covid-19 atau virus Corona semakin lama semakin meluas di Jawa Barat.
Daerah-daerah pun masih berupaya menekan penyebaran Covid-19 dengan berbagai cara, mulai dari penyemprotan disinfektan hingga anjuran isolasi diri.
Di Kabupaten Sumedang, Pemerintah Kabupaten Sumedang memberlakukan karantina wilayah mulai hari ini, Rabu (1/4/2020).
Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, baik melalui siaran pers maupun media sosial.
"Pemkab Sumedang memberlakukan karantina wilayah parsial mulai Rabu dinihari 1 April pukul 00.00 sampai 14 April 2020," ujar Dony.
• Ridwan Kamil Sebut Jabar Butuh 30 Ribu APD, Orang Sehat Pakai Masker Kain Saja
Dony mengatakan, posko pemeriksaan terhadap warga yang pulang kampung ke Kabupaten Sumedang disiapkan di perbatasan-perbatasan pintu masuk Sumedang.
Posko tersebut didirikan di antaranya di Jatinangor, Cikaramas Tanjungmedar, Cikamurang Ujungjaya, dan daerah Tomo.
Peneriksaan dilakukan petugas Dinas Perhubungan yang bersinergi dengan TNI/POLRI, Sub Denpom, Dinkes dan Camat.
Seluruh kendaraan yang masuk ke wilayah Kabupaten Sumedang diperiksa, warga yang masuk pun didata.
• Mau Rapat Online via HP atau Smartphone? Download Saja Aplikasi Zoom, Begini Cara atau Tutorialnya
Diharapkan, Dony mengatakan, warga yang masuk ke wilayah Kabupaten Sumedang sudah memiliki hasil rapid tes dari daerah asal.
" Upaya ini untuk mencegah penularan Covid-19," ujarnya.