Hanya Beselang Satu Hari, Banjir Terjang Kampung Lebaksari KBB, 20 Rumah Terendam

Hanya berselang satu hari, banjir kembali menerjang permukiman warga di Kampung Lebaksari

istimewa
Banjir di Kampung Lebaksari, Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Selasa (31/3/2020) sore. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, NGAMPRAH - Hanya berselang satu hari, banjir kembali menerjang permukiman warga di Kampung Lebaksari, Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Selasa (31/3/2020) sore.

Selain menerjang sejumlah rumah warga, banjir tersebut juga menerjang underpass Padalarang, sehingga arus lalu lintas dari kedua arah sempat terganggu.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, Usep Sudrajat mengatakan, banjir yang menerjang wilayah tersebut ketinggiannya sempat mencapai 1 meter.

Update Covid-19 di Majalengka, PDP Berkurang 9, ODP Hilang 29, 1 Positif di RSHS

"Banjir itu memang karena air dari wilayah atas sangat besar akibat hujan deras, dan gorong-gorong di proyek KCIC itu sempit, jadi aliran air terbendung," ujarnya saat dikonfirmasi.

Menurutnya, banjir di wilayah itu memang menjadi langganan setiap hujan deras, sehingga tindakan yang harus dilakukan adalah melakukan pembesaran drainase agar arus air tidak terbendung.

"Seharusnya gorong-gorong itu diperbesar karena sudah tidak bisa menampung volume air dari atas," katanya.

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD KBB, Saiful Uyun menambahkan banjir tersebut merendam sekitar 20 rumah warga dan menerjang alat rumah tangga dan alat elektronik.

"Kejadiannya sekitar pukul 16.00, kalau sekarang airnya sudah mulai surut. Paling ketinggian air sekarang hanya 30 sampai 50 sentimeter," katanya.

Begini Tuntunan Ibadah di Bulan Ramadan dari PP Muhammadiyah Seiring Wabah Corona

Sebelumnya, banjir di wilayah tersebut sempat menerjang rumah warga dan underpass pada Minggu (29/3/2020). Saat itu, sebanyak 26 rumah warga, 34 KK 102 jiwa terdampak.

"Kejadian sama kaya waktu itu, akibat hujan deras dan gorong-gorong di sekitar proyek KCIC tersendat karena lobangnya kecil, jadi solusinya harus diperbesar," kata Saiful.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved