Nekat Cebur ke Sungai Citanduy Ciamis, Slamet Ditemukan Tewas, Tersangkut Ranting Bambu
Slamet (30) yang diduga nekat menceburkan diri ke Sungai Citanduy Ciamis, di belakang rumahnya, akhirnya ditemukan
Penulis: Andri M Dani | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani
TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS– Slamet (30) yang diduga nekat menceburkan diri ke Sungai Citanduy Ciamis, di belakang rumahnya, ditemukan pada Senin (30/3/2020) sekira pukul 13.00 siang.
Warga Dusun Kedungsari, RT 03/01, Desa Baregbeg, Kecamatan Lakbok, ditemukan dalam kondisi sudah meninggal. Ia diduga terjun ke Sungai Citanduy pada Sabtu (28/3/2020) sekitar pukul 22.00.
Saat ditemukan, jasad Slamet tersangkut ranting bambu di Sungai Citanduy.
“Korban pertama kali ditemukan warga saat relawan SAR gabungan sedang istirahat setelah menyisir sejak pagi tadi,” ujar relawan Tagana Ciamis, Uju Suparman, kepada Tribun Senin (30/3).
Jasad korban ditemukan sekitar pukul 13.00 tersangkut ranting bambu yang menjulur ke dasar sungai.
Lokasi penemuan jasad Slamet sekitar 100 meter dari lokasi korban nekat menceburkan diri.
Menurut Uju, setelah ranting bambu diangkat, jasad korban yang sudah dua hari dua malam terendam air tersebut langsung mengambang.
• 300 Bus dari Garut Ditolak Masuk ke Jakarta, Mulai Malam Ini Dikandangkan
• Tambah Lagi, Warga Majalengka Positif Virus Corona, Sempat Ikuti Kegiatan Keagamaan di Lembang
Relawan SAR pun langsung mengevakuasi jasad Slamet untuk ke rumah duka serta diserahkan ke pihak keluarga.
Dibandingkan dengan pencarian yang dilakukan hari Minggu (29/3), potensi SAR yang ikut melakukan pencarian korban Senin (30/3) jauh lebih banyak.
Menurut Koordinator SAR Satgas Pusdalops BPBD Camis, Yayan Babeh, relawan SAR yang ikut terlibat operasi SAR pencarian korban pada Senin (30/3) di antaranya dari Basarnas Pos SAR Tasikmalaya, Polsek dan Koramil Lakbok, Pusdalops BPBD, Tagana Ciamis, Damkar Ciamis, dan Banser.
Ada juga SAR MTA, Galuh Scout Rescue, SAR Jeram Seribu, BPBD Kota Banjar, Khatulistiwa SMKN 2 Ciamis serta Sabuga Panawangan.
Mereka melakukan pencarian bersama warga, menyisir lewat alur sungai dan sisi darat sepanjang Sungai Citanduy.
“Setelah jenazah korban dibawa ke rumah duka dan diserahkan ke pihak keluarga. Sekitar pukul 13.45 tadi siang, operasi SAR ditutup. Seluruh potensi SAR yang ikut melakukan pencarian korban langsung kembali ke markas masing-masing,” ujar Yayan Babeh dari SAR Satgas Pusdalops BPBD Ciamis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/slamet-terbawa-arus-sungai-citanduy.jpg)