Di Pangandaran Hingga Hari Ini Tak Ditemukan Kasus Positif Virus Corona, Pemkab Gelar Rapid Test
Di Pangandaran hingga hari ini tak ditemukan satu pun kasus positif Covid-19.
Penulis: Andri M Dani | Editor: taufik ismail
TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Untuk mengetahui penularan Covid-19 di Pangandaran, Senin (30/3/2020) dilakukan rapid test bagi kelompok berisiko yakni mereka yang sudah masuk kategori orang dalam pemantauan (ODP) dan petugas medis.
“Hari ini ada rapid test untuk 400 orang. Yakni dari ODP dan petugas medis,” ujar Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata, Senin.
Untuk kegiatan rapid test tersebut Pemkab Pangandaran menurunkan 30 tim.
“Mudah-mudahan nanti sore sudah diketahui hasilnya. Ada atau tidak kasus positif Covid-19 di Pangandaran,” katanya.
Selain melakukan rapid test bagi kelompok berisiko, Pemkab Pangandaran terhitung Selasa (31/3) juga melakukan pengetatan wilayah.
Lima pintu masuk Pangandaran dijaga ketat petugas gabungan.
Semua mobil yang masuk Pangandaran diperiksa oleh petugas kesehatan dilakukan screening untuk mengetahui kesehatan pemudik maupun pendatang yang masuk Pangandaran.
Mobil-mobil yang masuk Pangandaran disemprot dengan disinfektan.
Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata meminta angkutan umum terutama bus penumpang maupun bus pariwisata untuk menghentikan operasionalnya ke Pangandaran untuk 14 hari ke Pangandaran.
Menyusul ditutupnya seluruh objek wisata di Pangandaran sejak Senin (16/3) lalu, kondisi objek wisata Pangandaran, pantai-pantai menjadi sepi termasuk hotel dan restoran.
• Ada Lonjakan Pemudik, Pangandaran Jaga Ketat 5 Gerbang Masuk, Perusahaan Bus Diminta Tak Beroperasi