Cegah Covid-19, Dedi Mulyadi Minta Ridwan Kamil Setop Bus dan Elf Antar Kota Dalam Provinsi
Untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi
TRIBUNJABAR.ID - Untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi meminta Gubernur Jabar Ridwan Kamil untuk menghentikan sementara operasional angkutan bus dan elf Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) selama wabah Covid-19 berlangsung.
Menurut Dedi, mobilitas bus dan elf AKDP yang tinggi dalam mengangkut penumpang sangat rawan bagi penyebaran virus corona.
"Banyak orang dari Jakarta naik bus ke Bekasi, terus dari Bekasi ke Karawang, lalu ke Cikampek, terus ke Bandung, begitu pun sebaliknya. Saya kira ini sangat rawan bagi penyebaran virus corona, mengingat Jakarta telah menjadi daerah zona merah Covid-19," kata Dedi melalui ponselnya, Sabtu (28/3/2020).
Dedi mengatakan, gubernur jabar harus memiliki ketegasan dalam menangani penyebaran virus corona. Sebab jika hanya sekadar imbauan agar orang tidak mudik, misalnya, ini akan sia-sia. Jadi, lanjut Dedi, harus ada tindakan yang tegas dan nyata di lapangan.
• Liga 1 Libur Karena Wabah Virus Corona, Persib Bandung Masih Bayar Penuh Gaji Pemain Bulan Ini
"Saya kan sudah meminta ke pemerintah pusat dan DKI Jakarta agar menutup jalur pemudik dari Jakarta ke daerah. Nah selanjutnya gubernur jabar juga bisa melakukan hal yang sama, misalnya dengan menghentikan sementara angkutan AKDP agar mobilitas manusia tidak terlalu tinggi," ujar Dedi.
Menurut Dedi, penghentian sementara operasional angkutan AKDP tidak terlalu sulit, terlebih pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota telah mengalokasikan anggaran bagi para pekerja harian yang terdampak ekonominya akibat wabah virus corona.
"Sopir dan kernet itu termasuk pekerja harian. Jika mereka berdiam di rumah kan ada dana kompensasinya. Saya dengar dari provinsi dapat Rp 500 ribu per orang, apalagi jika ditambah dari kabupaten/kota. Saya kira ini cukup, yang penting penyebaran virus corona bisa dikendalikan," kata Dedi.
• Pasien Positif Covid-19 di Kota Tasik Tambah 4 Orang, Pemkot Lacak Orang yang Kontak dengan Mereka
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/demul-di-bekasi.jpg)