Melakukan Penipuan pada Pengusaha, Oknum Kepada Desa di Sukabumi Ditahan Kejari

pelaku melakukan aksinya itu dengan modus menawarkan tanah kepada korban

Melakukan Penipuan pada Pengusaha, Oknum Kepada Desa di Sukabumi Ditahan Kejari
Shutterstock/Kompas.com
Ilustrasi penipuan 

Laporan Kontributor Kota Sukabumi, Fauzi Noviandi.

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - AS Kepala Desa Cibentang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi ditahan aparat, Kejaksaan Negeri Sukabumi, karena menipu seorang pengusaha sebesar Rp 125 juta.

Kasi Pidum Kejari Kabupaten Sukabumi Dista Anggara membenarkan seorang kepala desa aktif yang ditahan karena kasus penipuan terhadap seorang pengusaha.

Hadapi Ancaman Covid-19, Pemkab Ciamis Siapkan Anggaran Rp 8 Miliar

"Pelaku masih aktif sebagi kades, dan sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Sukabumi," kata dia, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis, (26/3/2020).

Menurutnya, pelaku melakukan aksinya itu dengan modus menawarkan tanah kepada saksi korban inisial AK seorang pengusaha dari PT NIG. Tanah itu disebut milik seorang warga berinisial ACN, berlokasi di Kampung Limusnunggal, Desa Cibentang, Kecamatan Gunungguruh.

Disparbud KBB Pastikan Semua Obyek Wisata di KBB yang Tutup Patuhi Instruksi Bupati

"Karena percaya dengan pelaku yang masih menjabat sebagai kades. Tanah yang ditawarkan seluas 2.000 meter dengan harga Rp 50 ribu permeter, itu bayar mencapai Rp 100 juta. Tidak hanya itu, pelaku pun meminta biaya untuk pengurusan jual beli dan surat-surat, sebesar Rp 25 juta, jadi korban mengalami kerugia sebanyak Rp125 juta," Dista

Ia menjelaskan, setelah korban menyerahkan sejumlah uang kepada pelaku, beberapa hari setelahnya AK meminta bukti kwitansi atas transaksi tersebut, namun AS tidak bisa menunjukannya.

Dinkes Indramayu Minta Kuwu Pantau Setiap Warganya, Bila Ada PMI Baru Pulang Harus Segera Lapor

"Bahkan setelah korban mendatangi pemilik tanah tidak berniat untuk menjualnya, kemudian AS mendesak pelaku, dan akhirnya pelaku mengaku uang itu dipakai untuk keperluan pribadi," jelas dia

Dia menambahkan, atas perbuatannya tersebut pelaku dijerat dengan pasal pasal 372-378 KUHPidana tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman penjara selama 4 tahun.

Ini Program Latihan Passos kepada Tiga Kiper Persib Bandung di Tengah Wabah Covid-19

Penulis: Fauzi Noviandi
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved