Dinkes Indramayu Akan Siapkan 2 Rumah Sakit Second Line, Antisipasi Bila RSUD Indramayu Penuh

Dinkes Kabupaten Indramayu tengah mempersiapkan dua rumah sakit lainnya untuk dijadikan rumah sakit second line penanganan virus corona atau Covid-19

Dinkes Indramayu Akan Siapkan 2 Rumah Sakit Second Line, Antisipasi Bila RSUD Indramayu Penuh
Tribun Cirebon/ Handhika Rahman
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu tengah mempersiapkan dua rumah sakit lainnya untuk dijadikan rumah sakit second line penanganan virus corona atau Covid-19.

Diketahui sekarang ini penangan pasien dugaan virus corona hanya dipusatkan di RSUD Indramayu, sedangkan jumlahnya terus bertambah sehingga diperlukan adanya rumah sakit second line.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, rumah sakit second line yang bakal ditunjuk itu adalah RS Bhayangkara Indramayu di Kecamatan Losarang dan RSUD Pantura M.A Sentot di Kecamatan Patrol.

UPDATE Kasus Virus Corona di Indramayu, PDP 14 Orang dan ODP 130 Orang

"Ini untuk menanggulangi bilamana rumah sakit rujukan penuh," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Kamis (26/3/2020).

Kendati demikian, diakui Deden Bonni Koswara rumah sakit second line ini masih dalam tahap persiapan.

Namun, sesuai dengan protap Kemenkes bilamana angka Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dugaan virus corona terus membludak mau tidak rumah sakit second line ini harus siap digunakan meski kriteria isolasi belum terpenuhi.

"Kalau sekarang dari Kemenkes, berhubung angka PDP terus membludak, untuk kriteria isolasi yang penting harus ada ruangan saja dulu walau belum ada Hepa Filter, dan lain-lain, pokoknya ada ruangan saja dulu yang siap menampung pasien," ujar dia.

Hal itu dilakukan guna menghadapi situasi terburuk penyebaran virus corona.

Sebelumnya, Deden Bonni Koswara juga sudah menambah sebanyak 14 tempat tidur atau bed di ruang isolasi dari jumlah sebelumnya hanya tersedia 8 bed.

Pemantauan Pekerja Migran yang Pulang ke Tanah Air Masih Jadi Persoalan di Indramayu

Tidak hanya itu, Dinkes Kabupaten Indramayu juga tengah mempersiapkan ruang tambahan sebagai simulasi jika ruang isolasi di RSUD Indramayu penuh dan jumlah PDP terus bertambah.

Rencananya ruang Cengkir 1 dan Cengkir 2 akan disiapkan menunjang simulasi tersebut dengan total bed sebanyak 22 unit dan 23 unit di masing-masing ruangan.

"Ini karena RSUD Indramayu merupakan salah satu rumah sakit rujukan yang ditunjuk Kemenkes," ujar dia.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved