Warga Jabar di Jakarta Diimbau Tak Mudik Dulu, Membuat ODP Meningkat Tajam

Ridwan Kamil mengimbau warga Jawa Barat yang ada di Jakarta tak mudik dulu.

Warga Jabar di Jakarta Diimbau Tak Mudik Dulu, Membuat ODP Meningkat Tajam
Tribun Jabar/Muhammad Syarif Abdussalam
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengumumkan bahwa siswa PAUD hingga SMA se-Jawa Barat harus belajar di rumah selama dua minggu, Gedung Pakuan, Minggu (15/3/2020) 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kebijakan kerja di rumah dimanfaatkan banyak orang untuk mudik.

Mereka mayoritas bekerja di Jakarta.

Hal ini mendapat tanggapan dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil mengimbau kepada warga Jabar yang tinggal atau bekerja di Jakarta untuk tidak pulang kampung atau mudik untuk sementara waktu.

"Saya imbau semua warga yang ditinggal bekerja di Jakarta untuk tidak mudik," kata Emil, sapaan akrabnya, dalam konferensi pers di Gedung Pakuan, Jalan Otista, Kota Bandung, Selasa (24/3/2020).

Menurut Emil, warga Jabar yang pulang kampung dari Jakarta bisa berpotensi sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP) mengingat Jakarta sebagai sumber pandemi Covid-19 di Indonesia.

 

"Karena sumber pandemi di Indonesia itu mayoritas ada di Jakarta. Kalau Anda-anda pulang sebelum rapid tes dilaksanakan Anda punya potensi sebagai ODP karena punya potensi dihitung datang dari sebuah wilayah yang tingkat sebarannya banyak yang masuk kategori diwaspadai," ucapnya di laman Kompas.com.

Emil mengaku mendapat laporan di Kabupaten Sumedang di mana banyak warga yang bekerja di Jakarta memilih pulang kampung.

Akibatnya jumlah ODP pun melonjak drastis.

"Contohnya di Sumedang sebelum ada pengumuman kerja di rumah yang ODP hanya dua orang sekarang sudah lebih dari 300 dan Pak Bupati melaporkan mereka adalah orang Sumedang yang tinggal bekerja di Jakarta tiba-tiba mudik ke kampung masing-masing," ujar Emil.

Pandemi Virus Corona, Kapolres Sukabumi: Akad Nikah Silakan, Resepsi Jangan

Virus Corona Belum Teratasi, Libur Sekolah di Surabaya Diperpanjang, Bagaimana Kondisi di Bandung?

Editor: taufik ismail
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved