Semua Maskapai Hentikan Operasional di Bandara Kertajati, Jumlah Penumpang Turun Drastis

Semua maskapai hentikan operasional di Bandara Kertajati. Jumlah penumpang turun drastis.

Semua Maskapai Hentikan Operasional di Bandara Kertajati, Jumlah Penumpang Turun Drastis
TribunCirebon.com/Eki Yulianto
Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati Majalengka 
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
 
TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA - Menyusutnya okupansi di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati Majalengka membuat semua maskapai menghentikan operasional, Selasa (24/3/2020).
 
Hal itu disebabkan menyusul merebaknya wabah virus corona atau Covid-19 di Indonesia.
 
Corporate Secretary BIJB Kertajati, Arief Budiman mengatakan sejak isu virus asal Wuhan, Cina itu mencuat di Indonesia, maskapai mulai menghentikan pelayanan penerbangan.
 
Seperti, maskapai Lion Air sejak Jumat (20/3/2020) disusul maskapai Citilink per Senin (23/3/2020).
 
"Minggu ini tidak ada penerbangan sama sekali, kemarin Citilink tidak beroperasi rute Kertajati (KJT)-Soekarno Hatta (CGK) sampai 31 Maret, Kertajati-Surabaya (SUB) sampai 28 Maret 2020," ujar Arief Budiman melalui pesan singkat, Selasa (24/3/2020).
 
Menurutnya, penghentian operasional dilakukan semua maskapai guna memperkecil kerugian.
 
Sebab, tidak tercapainya rata-rata tingkat keterisian (okupansi) minimum penumpang pesawat dalam sekali terbang.
 
"Ini menjadi dilema bagi para maskapai, sebelum berhenti beroperasi, semua maskapai mengalami kerugian karena tidak tercapainya jumlah penumpang," ucapnya.
 
Hal itu, juga diperparah dengan anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
 
Sehingga, berpengaruh pada harga bahan bakar pesawat.
 
"Sekarang back to zero, seperti pada Bulan Juni 2019 (sebelum adanya pemindahan rute penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara ke BIJB). Namun, diketahui penyusutan penumpang juga terjadi lain di seluruh Indonesia," kata Arief.
 
Arief menambahkan, sejak isu virus Corona merebak di hampir seluruh wilayah Indonesia, penurunan okupansi langsung merosot tajam hingga 40-50 persen.
Penulis: Eki Yulianto
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved