Wabah Virus Corona

Rapid Test Covid-19 di Jabar Digelar di Pakansari, Patriot & Si Jalak Harupat, Emil Ingin Hari Rabu

Rapid test Covid-19 di Jabar digelar di tiga stadion yakni, Pakansari, Patriot, dan Si Jalak Harupat. Emil ingin hari Rabu.

Rapid Test Covid-19 di Jabar Digelar di Pakansari, Patriot & Si Jalak Harupat, Emil Ingin Hari Rabu
TRIBUN JABAR/M SYARIF ABDUSSALAM
Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (28/8/2016). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat segera menggelar rapid test Covid-19 kepada warga Jawa Barat di Stadion Pakansari Kabupaten Bogor, Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi, dan Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, dalam sepekan ini.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan jika melihat data statistik, dari 55 warga Jawa Barat yang positif terinfeksi virus corona Covid-19 sampai Minggu (22/3/2020) pagi, 41 di antaranya berada di sekitar Jakarta, yakni Bogor, Bekasi, dan Depok.

Rinciannya, katanya, 13 orang di Kota Bekasi, 12 orang di Kota Depok, 8 orang di Kota Bogor, 4 orang di Kabupaten Bekasi, dan 4 orang di Kabupaten Bogor.

Istilahnya, katanya, zona merah di Jabar ini berdekatan dengan Jakarta.

"Minggu ini adalah minggu tes massal, sehingga idealnya parameter pertama tes masal ini harus secepat-cepatnya, sebanyak-banyaknya," katanya dalam rapat bersama para kepala daerah kawasan Bodebek di Kota Bogor, Minggu (22/3/2020).

Pria yang akrab disapa Emil ini mengatakan sesuai arahan BNPB, secara keseluruhan teknis pelaksanaan rapid test Covid-19 untuk masyarakat ini diserahkan kepada kepala daerah masing-masing.

"Jakarta putuskan door to door, tidak masalah karena kotanya kecil, tidak seluas Jabar. Kami ada yang dari dusun dan kampung, maka door to door tidak akan masif dan cepat. Keputusannya, tes massal ini dilakukan dilakukan stadion, yang tidak bikin macet, mudah diakses, dan tidak ada persentuhan fisik," ujarnya.

Melalui sistem drive thru, katanya, akan diatur alur kendaraan dan antreannya sehingga dalam hitungan hari akan didapat jumlah hasil yang banyak, dalam waktu pendek.

Menggunakan rapid test ini, yang spesimen yang akan diuji adalah sampel darah warga.

"Diambil sampel darah, kalau negatif pulang, kalau positif parkir lagi di suatu tempat yang ditentukan. Makanya, polanya adalah di wilayah yang parkirnya luas, yaitu stadion. Nanti diatur flow-nya. Karena tidak semua wilayah punya ruang memadai, sehingga kami usulkan secara regional saja," katanya.

Halaman
123
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved