Dua Pasien Positif Covid-19 dari Bekasi Meninggal, Masih Ada 6 Pasien Positif Virus Corona

Alamsyah menyebutkan, dua orang yang meninggal tersebut telah dimakamkan di tempat pemakaman umum rujukan Kemenkes.

Dua Pasien Positif Covid-19 dari Bekasi Meninggal, Masih Ada 6 Pasien Positif Virus Corona
Institut Kesehatan Nasional / AFP
Gambar ini diperoleh 12 Maret 2020, milik National Institutes of Health (NIH) / NIAD-RML menunjukkan gambar mikroskop elektron transmisi SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan COVID-19, diisolasi dari seorang pasien di AS, karena partikel virus (benda bulat emas) muncul dari permukaan sel yang dikultur di lab, paku di tepi luar partikel virus memberi coronavirus nama mereka, seperti mahkota. 

TRIBUNJABAR.ID, BEKASI -  Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi ada dua orang pasien positif covid-19 yang meninggal dunia.

Meski demikian, Juri Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah tak menyebutkan secara detail kedua pasien yang meninggal tersebut.

“Iya dua orang yang meninggal pasien positif Covid-19,” ucap Alamsyah saat dikonfirmasi, Jumat (20/3/2020).

Alamsyah menyebutkan, dua orang yang meninggal tersebut telah dimakamkan di tempat pemakaman umum rujukan Kemenkes.

Selain dua orang yang meninggal, ada enam orang pasien positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi.

Dari enam itu, ada empat orang yang dirawat di rumah sakit dan dua orang sembuh dalam pengawasan.

“Yang masih dirawat pasien positif Covid-19 ada di rumah sakit anjuran Kemenkes baik itu di Jakarta ada juga yang di Jawa Barat,” kata Alamsyah.

Kemudian, ada juga 69 orang saat ini dalam pemantauan (ODP). Dari 69 yang dalam pemantauan, ada 15 yang usai dipantau Dinkes Pemkab Bekasi.

Lalu, masih ada 25 pasien dalam pengawasan (PDP) terkait Covid-19. Dari 25 orang, ada 23 yang masih dalam perawatan dan dua orang yang selesai diawasi.

Alamsyah mengatakan, pihak Pemkab terus berupaya untuk menekan angka kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi.

Misalnya dengan mengedukasi masyarakat terkait pola hidup bersih dan sehat. Sehingga masyarakat bisa mencegah penyebaran masif di Kabupaten Bekasi.

Ia juga meminta masyarakat untuk tidak berpergian mendukung imbauan social distance yang digalakkan pemerintah cegah penyebaran Covid-19.

“Surat edaran, surat himbauan dan woro-woro keliling oleh Puskesmas, Satpol PP sudah kami lakukan agar masyarakat untuk lakukan hidup bersih dan sehat. Kami juga meminta masyarakat untuk dirumah, jika tidak penting tidak usah berpergian,” tutur dia.

Laporan: Cynthia Lova

Artikel ini tayang di Kompas dengan judul Dua Warga Kabupaten Bekasi yang Positif Covid-19 Meninggal Dunia

Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved