Jumat, 8 Mei 2026

Dilaporkan ke Polisi atas Tuduhan KDRT, Ini Penjelasan Bek Persija Jakarta Ismed Sofyan

Melalui akun media sosial Instagram, Ismed Sofyan memberikan klarifikasi atas tudingan yang ditujukan kepadanya.

Tayang:
Editor: Ravianto
Instagram @ismedsofyan14 via Tribun Style
Cut Rita dan Ismed Sofyan 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Bek Persija Jakarta, Ismed Sofyan, menyampaikan klarifikasi atas tuduhan melakukan kekerasan dalam rumah tangga kepada istrinya.

Ismed Sofyan beberapa hari belakangan ramai menjadi perbincangan di media sosial.

Hal itu karena Ismed Sofyan kabarnya dilaporkan oleh istrinya, Cut Rita, kepada polisi.

Cut Rita melaporkan Ismed Sofyan dengan dugaan penelantaran dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Laporan tersebut dibuat di Polda Metro Jaya oleh Cut Rita yang terdaftar dalam nomor laporan LP/1482/III/YAN.2.5./2020/SPKT PMJ, tanggal 4 Maret 2020.

Rita mengatakan, dia melaporkan Ismed Sofyan karena sang suami tak pernah memberi nafkah.

Menurut Rita, bek senior Persija Jakarta itu tidak menafkahinya sejak 2017 silam.

Pernyataan Cut Rita itu lantas mendapatkan tanggapan dari Ismed Sofyan.

Melalui akun media sosial Instagram, Ismed Sofyan memberikan klarifikasi atas tudingan yang ditujukan kepadanya.

Dia mengaku sedih atas tuduhan yang diterimanya saaat ini.

"Setelah saya amati kelihatannya dalam 2 hari belakangan ini sedang ramai di sosial media dan media elektronik mengenai berita yang ditujukan kepada saya. Jujur saya sudah membaca dan melihat berita itu semua, dari lubuk hati saya yang paling dalam sangatlah sedih dan prihatin dengan prasangka dan tuduhan yang dialamatkan kepada saya," tulis Ismed, dilansir dari Instagramnya, @ismedsofyan15, Jumat (20/3/2020).

"Oleh sebab itu, perlu saya jelaskan,supaya beritanya tidak bias dan melebar ke mana-mana."

"Untuk diketahui, bahwasannya sejak tahun 2017 saya sudah tidak tinggal lagi serumah dengan mantan Istri saya, dan saya lebih memilih untuk tinggal sendirian," ujar Ismed melanjutkan.


"Tetapi, kemudian masih ada saja yang berusaha untuk merusak nama baik saya dan membuat hati keluarga besar saya terluka serta bersedih atas semua tuduhan akam pemberitaan mengenai saya."

"Kemudian yang perlu diketahui selama 21 tahun saya meniti karir sebagai pesepak bola, ini tentunya sedikit banyak akan menjadi pusat perhatian dan sorotan publik, sehingga bagaimana mungkin saya akan melakukan hal-hal yang bodoh dan yang tidak semestinya dilakukan."

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved