Persib Bandung

Komentar Manajemen Persib Terkait Larangan Brand Rokok Jadi Sponsor

Komentar manajemen Persib soal pelarangan brand rokok jadi sponsor di sepak bola Indonesia.

Komentar Manajemen Persib Terkait Larangan Brand Rokok Jadi Sponsor
Tribun Jabar/Deni Denaswara
Penyerang Persib Bandung, Geoffrey Castillion berselebrasi dan sukses membawa timnya menang 3-0 atas Persela Lamongan pada pekan pertama Shopee Liga 1 2020 yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (1/3/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG  - PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah resmi melarang penggunaan brand rokok dan situs judi untuk menjadi sponsor tim peserta Liga 1.

Dari 18 tim peserta Liga 1, terdapat dua klub yang memiliki sponsor berkaitan dengan situs judi dan rokok dalam jersey kebesarannya.

Persib Bandung dengan tagline 'Pria Punya Selera' dan Tira Persikabo dengan sponsor SBOTOp.

Manajemen Persib Bandung akhirnya buka suara terkait hal ini.

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Kuswara S Taryono, mengatakan bahwa pihaknya akan terlebih dahulu berdiskusi sebelum mengambil sikap.

"Tentang itu manajemen belum mau berkomentar lebih lanjut. Karena ini jadi bahan perdebatan, karena tidak menyangkut ke objek, itu barangkali. Saya kira ini harus menyikapi dengan bijak. Mungkin nanti kami akan mengkaji lebih dahulu, nanti komentar secara formal akan kita sampaikan segera," ujar Kuswara belum lama ini.

Terkait permasalahan ini, Kuswara menyebut bahwa pihak sponsor yang bersangkutan belum ada pembicaraan dengan manajemen tentang pelarangan tersebut.

"Kami harus menyikapi secara bijak, kami harus mengkaji terlebih dahulu, kami tidak mau terburu-buru, untuk menjadi polemik yang lebih luas," katanya.

Sebenarnya, Maung Bandung telah menjalin kerja sama dengan bran rokok tersebut sejak musim 2018.

Namun masalah baru muncul kepermukaan belakangan ini.

Sehingga hal ini menjadi pertanyaan bagi publik.

Belum lagi beredar foto bus PSSI yang disponsori oleh brand rokok lainnya.

Kuswara memilih untuk tidak berpolemik dengan itu dan akan mempelajarinya lebih dalam soal apa yang harus dilakukan.

"Kami belum bisa berkomentar lebih lanjut, karena kami harus lihat secara utuh persoalannya, termasuk soal bus PSSI, karena itu kan menjadi bahan perdebatan kami enggak mau sepotong-potong. Kami  harus lihat secara menyeluruh. Pokoknya kami akan melihat dulu secara komperhensif dan kita lihat lebih lanjut," katanya.

Liga 1 2020 Ditunda Akibat Wabah Virus Corona, Beberapa Pemain Persib Pilih Pulang Kampung

Cetak 4 Gol di 3 Laga Awal Liga 1 2020, Striker Persib Wander Luiz Lampaui Rekor Ezechiel

Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved