Janda 3 Anak asal Sukabumi Dilaporkan Hilang, 8 Tahun Tanpa Kabar
Ia hilang setelah meminta izin kepada orang tuannya untuk mengunjungi seorang teman dan mencari pekerjaan di daerah Cibadak, Kabupaten Sukabumi.
Penulis: Fauzi Noviandi | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Laporan Kontributor Kota Sukabumi, Fauzi Noviandi
TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI- Winda Setiani (36), janda tiga orang anak warga Kampung Nyomplong Kulon, Desa Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, dilaporkan hilang.
Orang tua melaporkan Winda Setiani sudah 8 tahun tidak ada kabar, sejak September 2012.
Ia hilang setelah meminta izin kepada orang tuannya untuk mengunjungi seorang teman dan mencari pekerjaan di daerah Cibadak, Kabupaten Sukabumi.
Suhanda (61) orang tua Winda, mengisahkan, seusai meminta izin untuk mencari kerja, anak pertamanya itu tidak memberikan kabar terkait keberadaannya selama hampir satu tahun.
"Setelah selama satu tahun tidak ada kabar apapun, sekitar pertengah 2013, tiba-tiba Winda menghubungi kerabat saya, dan memberi tahu dia bekerja di Bali. Semenjak itu tidak ada kabar lagi dariya hingga saat ini," ucapnya.
Suhanda mengaku, baru melaporkan anaknya yang hilang itu ke pihak yang berwajib baru saat ini. Sebelumnya, ia hanya melapor ke kepala RW setempat.
• Dokter asal Inggris Cerita Rasa Sakit Akibat Terinfeksi Virus Corona, Tegaskan Mayoritas Akan Sembuh
• Kebakaran di Indramayu Hanguskan Rumah Sekaligus Toko Sembako, Kerugian Capai Rp 400 Juta
"Saya baru melapor ke polisi, karena beberapa kerabat menyarankan untuk tidak melaporkannya karena Winda sudah berkeluarga dan dewasa," katanya.
Ia mengatakan, laporan terkait anaknya yang hilang itu telah diterima pihak polisi dan Polres Kota Sukabumi pun akan mengupayakan pencarian keberadaan Winda Setiani namun tidak seperti prosedur pencarian anak di bawah umur.
"Berdasarkan penjelasan dari polisi pencarian anaknya itu, tidak berdasarkan prosedur mencarian anak dibawah umur, karena Winda sudah dewasa serta berkeluarga," jelasnya
Suhanda pun berharap, anaknya tersebut bisa segera memberikan kabar karena Suhanda sudah tidak lagi muda, dan sering sakit karena memikirkan anak kesayangannya itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/suhanda-61-orang-tua-winda.jpg)