Breaking News:

Disdagin Kota Bandung Jamin Kebutuhan Pokok Aman, Warga Diimbau Tak Panic Buying

Kepala Disdagin Kota Bandung, Elly Waslian mengatakan panic buying terjadi pada Minggu 13 Maret 2020, di beberapa gerai super market

Tribun Cirebon/Eki Yulianto
Beberapa bahan pokok di Pasar Cigasong Majalengka, Sabtu (14/12/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Dinas Perdagangan dan Perindustrian ( Disdagin ) Kota Bandung mendapatkan laporan adanya pembelian kebutuhan bahan pokok di luar batas kewajaran atau panic buying akibat wabah Covid-19.

Kepala Disdagin Kota Bandung, Elly Waslian mengatakan panic buying terjadi pada Minggu 13 Maret 2020, di beberapa gerai super market semisal Yogya Buahbatu, Yogya Batununggal, Yogya Riau Junction, Yogya Setrasari, Yogya Paster, dan Yogya Sukarno Hatta.

"Kemarin (Minggu) ada beberapa warga melakukan panic buying di beberapa gerai modern dengan kenaikan pengunjung hingga 30-40 persen dibandingkan sebelumnya, tapi tidak semua. Ada juga pengunjung yang membeli normal untuk kebutuhan bulanan," ujar Elly Waslian saat dihubungi, Senin (16/3/2020).

Elly mengatakan, hal itu terjadi pascapenetapan Jabar siaga satu Covid-19, disusul surat keputusan Wali Kota Bandung yang meliburkan kegiatan belajar mengajar dan menginstruksikan agar masyarakat membatasi aktivitas di luar rumah demi terhindar dari wabah Covid-19.

"Kemarin ada dua tipe pengunjung. Ada belanja normal ada yang berlebihan tapi pagi tadi kami mendapatkan laporan sudah normal tidak terjadi panic buying. Semoga kondisi berangsur normal," katanya.

Anggota DPR Ingatkan Para Orangtua, Libur Sekolah Bukan Berarti untuk Jalan-jalan

Rumah Sakit di Italia Terima Pasien Virus Corona Setiap 5 Menit

Dikatakan Elly, jika terjadi panic buying lagi pihaknya akan melakukan pembatasan pembelian di setiap gerai modern di Kota Bandung.

"Kami sudah koordinasi dengan Asosiasi Perdagang Ritail Indonesia (Aprindo) Bandung, jika nanti ditemukan panic buying akan ada pembatasan pembelian," ucapnya.

Elly menuturkan, saat ini Disdagin Kota Bandung telah melakukan upaya pemantauan dengan menyebar petugas untuk memantau gerai toko modern juga berkoordinasi dengan beberapa asosiasi ritail, untuk mengetahui stok kebutuhan bahan pokok. Ia juga mengimbau agar masyarakat berbelanja sesuai kebutuhan.

"Warga diimbau tak berbelanja kebutuhan pokok secara berlebihan karena stok aman, dan tersedia. Dua point itu kami lakukan sesuai dengan instruksi lewat pemantauan berkelanjutan," katanya.

Penulis: Nazmi Abdurrahman
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved