Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Sukabumi Bisa Lebih Lama Ditutup, Terkait Covid-19

Menurutnya, terkait adanya wabah Covid-19, memungkinkan perpanjangan waktu penutupan jalur pendakian di Gunung Gede Pangrango.

Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Sukabumi Bisa Lebih Lama Ditutup, Terkait Covid-19
Istimewa
Kasi Pemanfaatan dan Pelayanan (P2) TNGP,¬†Sahyudin¬† 

Laporan Wartawan Kota Sukabumi, Fauzi Noviandi

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI- Pengelola Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGP) menunggu instruksi Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), terkait perpanjangan waktu penutupan jalur pendakian.

Sahyudin Kasi Pemanfaatan dan Pelayanan (P2) TNGP menjelaskan, penutupan jalur pendakian ke Gunung Gede Pangrango merupakan kegiatan rutin setiap tahun, untuk pemulihan kondisi sekitarnya.

"Kegiatan rutin tersebut dilakukan pada akhir Desember hingga Maret 2020, lalu dibuka pada awal April," katanya saat dihubungi melalui telepon seluar, Sabtu, (14/3/2020).

Menurutnya, terkait adanya wabah Covid-19, memungkinkan perpanjangan waktu penutupan jalur pendakian di Gunung Gede Pangrango

"Rencana dari kami sudah ada, sejumlah rapat juga sudah dilakukan terkait rencananya namun yang lebih berwenangkan Kementrian LHK dalam hal tersebut. Terkecuali ada cuaca buruk di sekitar jalur pendakian, itu kebijakan kita," katanya.

Selain itu, dia mengatakan, kuota jalur pendakian di Salabinta, Kabupaten Sukabumi yaitu untuk seratus pendaki.

"Beberapa hari lalu dan sejumlah relawan dan volunteer sedang melakukan kegiatan membersihkan dan pemulihan di sejumlah jalur pendakian termasuk di jalur pendakian Salabintana," katanya.

Semua Sekolah di Depok Diliburkan Selama 2 Pekan, Study Tour pun Ditunda

Gubernur NTT Tutup Sementara Perbatasan Indonesia dan Timor Leste

Penulis: Fauzi Noviandi
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved