Kepala Dinkes Indramayu: Jangan Sampai Ada Korban Meninggal karena DBD

Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu secara giat memberantas tempat-tempat yang terindikasi sebagai sarang nyamuk menyebar DBD

Kepala Dinkes Indramayu: Jangan Sampai Ada Korban Meninggal karena DBD
Tribun Jabar/Eki Yulianto
Kepala Dinkes Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara, di¬†ruang¬†kerjanya, Kamis (12/3/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU- Kasus penularan demam berdarah dengue (DBD) pun harus menjadi perhatian khusus di tengah-tengah merebaknya wabah virus corona.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara kepada Tribuncirebon.com saat ditemui di ruangannya, Kamis (12/3/2020).

Menurutnya, penyebaran DBD ini bahkan sudah menjadi warning dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kepada pemerintah di setiap daerah, termasuk Kabupaten Indramayu.

"Ya daerah-daerah lain lagi merebak karena fokus virus corona, itu salah satu jadi warning dari Kemenkes," ujar dia.

Dalam hal ini, pihaknya sudah melakukan langkah antisipasi menyikapi wabah DBD, di mana di beberapa daerah di Indonesia sudah ada laporan pasien meninggal dunia akibat penyakit yang disebabkan oleh nyamuk ini.

DBD Mengintai Warga Indramayu di Tengah Wabah Corona, Ada 63 Orang Terjangkit dalam 2 Bulan Terakhir

Dalam 2 Bulan Sudah 83 Orang Terkena DBD di Majalengka, 1 di Antaranya Meninggal

Disampaikan Deden Bonni Koswara, Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu secara giat memberantas tempat-tempat yang terindikasi sebagai sarang nyamuk.

Dirinya juga meminta kepada masyarakat untuk membiasakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam aktivitas sehari-hari.

Sementara itu, dalam dua bulan terakhir ini, disampaikan Deden Bonni Koswara tercatat sudah ada sebanyak 63 pasien yang terjangkit wabah DBD.

Dengan rincian, pada bulan Januari 2020 sebanyak 31 orang dan bulan Februari 2020 sebanyak 32 orang.

"Di kita alhamdulillah untuk korban meninggal tidak ada dan jangan sampai ada," ujarnya.

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved