Sibuk Antisipasi Virus Corona, Kasus DBD di Kota Tasikmalaya Malah Bertambah

Ditengah upaya antisipasi merebaknya virus corona di Kota Tasikmalaya, Dinas Kesehatan (Dinkes)

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Ichsan
Pixabay
Nyamuk penyebab DBD 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Ditengah upaya antisipasi merebaknya virus corona di Kota Tasikmalaya, Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat malah mendapati kasus demam berdarah dengue (DBD) bertambah.

Data dari Dinkes Kota Tasikmalaya, Selasa (10/3/2020), menyebutkan, hingga Februari jumlah penderita DBD sebanyak 142 orang. Terjadi peningkatan 36 orang jika dibanding Januari sebanyak 106 orang.

"Ini harus diwaspadai. Kami rutin melakukan sosialisasi pemberantasan sarang nyamuk dan fogging (pengasapan, Red). Tapi kasus terus bertambah," kata Kepala Bidang Pencegahan Penanggulangan dan Penyakit (P2P) Dinkes Kota, Suryaningsih.

Walau jumlah penderita terus bertambah, kata Suryaningsih, mereka rata-rata masih bisa ditangani karena masuk rumah sakit dalam kondisi stadium awal.

"Sementara jumlah pasien DBD yang meninggal dunia akibat serangan nyamuk aedes aegypti ini, sejak awal tahun 2020 masih tetap tiga orang," ujar Suryaningsih.

Kronologi Video Siswi SMA Digerayangi Tersebar, Perekam dan Peraba Ternyata Perempuan

Suryaningsih mengharapkan partisipasi warga dalam mengantisipasi penyebaran DBD. Tindakan yang dilakukan juga sebenarnya tergolong mudah asal ada kemauan.

"Yaitu kegiatan pemberantasan sarang nyamuk, seperti menimbun barang bekas, menguras bak kamar mandi dan menutup bejana tempat menmpung air," kata Suryaningsih.

Link Live Streaming PSM Makassar vs Kaya FC di Piala AFC 2020, Live di MNC TV Sore Ini

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved