Meski Dibayangi Virus Corona, Kenny Targetkan 40 Ribu Pengunjung di Asia Afrika Festival 2020
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung Dewi Kania Sari mengatakan, Asia Afrika Festival
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung Dewi Kania Sari mengatakan, Asia Afrika Festival (AAF) 2020, diprioritaskan untuk peserta dan wisatawan domestik.
"Kami prioritaskan wisatawan domestik, targetnya 40 ribu orang di gelaran AAF," ujar Kenny sapaannya saat acara Bandung Menjawab di Balai Kota, Selasa (10/3/2020).
Menurut Kenny masuknya virus corona ke Indonesia tidak akan membatasi wisatawan asing ke Kota Bandung karena bukan wewenangnya.
Kenny mengatakan peserta parade, yang akan digelar 18 April 2019 itu mendatangkan delegasi dari luar negeri, akan mendahulukan peserta yang sudah berada di Indonesia.
"Seperti misalnya orang-orang yang sudah adi kantor kedutaan di Jakarta," katanya.
• Sibuk Antisipasi Virus Corona, Kasus DBD di Kota Tasikmalaya Malah Bertambah
Kenny mengakui, sejak masuknya virus corona ke Indonesia, okupansi hotel di Kota Bandung menurun hingga 30%., tapi angka ini masih lumayan dibandingkan dengan penurunan okupansi di Bali hingga 70 %.
Kenny mengatakan, pihaknya tetap melakukan banyak promosi pariwisata Kota Bandung, meski targetnya adalah kedatangan wisatawan domestik.
Salah satunya adalah dengan memberikan kampanye positif dan sosialisasi mengenai virus corona.
"Kami juga mensosialisasikan dan mempromosikan tempat olahraga di Kota Bandung. Karena olahraga adalah salah satu cara untuk mengurangi risiko corona," ujar Keny.
Beberapa upaya yang dilakukan adalah, memberikan paket wisata mulai dari 6 jam sampai 7 hari di Kota Bandung.
"Terlebih setelah ada edaran, penambahan jumlah cuti bersama, itu bisa dimanfaatkan untuk menambah wisatawan," tuturnya.
• Irfan Hakim Tiap Malam Muncul di Liga Dangdut, Siapa Sangka Dia Siapkan Kain Kafan dan Tanah Makam
Selain itu, pihaknya juga melakukan kunjungan ke beberapa hotel restoran dan cafe, untuk mensosialisasikan pentingnya kebersihan, ketersediaan sabun untuk mencuci tangan, dan hand sanitizer.
Kenny mengatakan, Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BPPD) Kota Bandung tengah mengkaji kemungkinan para pengusaha pariwisata dan hotel mendapatkan insentif pengurangan pajak. Seperti yang dilakukan pemerintah pusat.
Sementara itu, Kasi promosi pariwisata Disbudpar Indra A mengharapkan gelaran acara AAF bisa mendatangkan wisatawan hingga 40 ribu orang.
"Mengingat AAF sudah menjadi wisata the best 10 calender of event nasional," katanya.
Menurut Indra, sebagai promosi Kota Bandung juga punya beberapa jenis wisata baru, seperti wisata pendidikan dan wisata Soekarno.
"Wisata Soekarno ini merupakan wisata sejarah, yang menceritakan sepak terjang Bung Karno selama di Bandung," tuturnya