Terkait Virus Corona, 7 Pasien Sempat Masuk Ruang Isolasi RSU dr Soekardjo Tasikmalaya, Status ODP
Ketujuh warga tersebut terdiri dari enam WNI terdiri dari lima warga Tasikmalaya dan satu warga Jakarta. Seorang lagi WNA asal Filipina.
Penulis: Firman Suryaman | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman
TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA- Sejak heboh kemunculan virus corona ( Covid-19 ), ruang isolasi RSU dr Soekardjo Kota Tasikmalaya sudah diisi tujuh warga.
Tujuh pasien itu masih berstatus orang dalam pemantauan (ODP).
"Sejauh ini sudah tujuh warga sempat masuk ruang isolasi RSU. Status mereka baru ODP, belum ke PDP (pasien dengan pengawasan, Red) atau suspect," kata Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, di Bale Kota, Senin (9/3/2020).
Ketujuh warga tersebut terdiri dari enam WNI terdiri dari lima warga Tasikmalaya dan satu warga Jakarta. Seorang lagi WNA asal Filipina. Mereka dirawat sesuai dengan SOP penanganan Covid-19.
"Saat ini sudah tidak ada lagi yang dirawat. Empat warga Tasikmalaya kondisinya sudah pulih. Mereka hanya mengalami demam dan sudah sehat," ujar Budi.
• WNA Taiwan Berstatus Pasien dalam Pengawasan Virus Corona, Diisolasi di Rumahnya di Lembang
• Seorang Pasien Diisolasi di RSUD R. Syamsudin Sukabumi, Gejalanya Mirip yang Terjangkit Virus Corona
Tiga lainnya, terdiri dari seorang WNA asal Filipina dan dua WNI asal Jakarta dan Tasikmalaya, dipindahkan ke rumah sakit di Cirebon, karena ketiganya tinggal di Cirebon.
"Mereka datang ke Tasikmalaya dalam rangka bisnis. Sempat masuk ruang isolasi karena demam. Tapi kemudian minta dipindah ke Cirebon, ya kami kabulkan mengingat statusnya pun baru ODP," kata Budi.
Mengenai kondisi ketiga warga tersebut, tambah Budi, tidak ada kabar lagi. Namun ia berharap ketiganya pulih kembali. "Yang warga Filipina kan karena masalah amandel," ujarnya.