Sabtu, 2 Mei 2026

Alami Gejala Mirip Terinfeksi Virus Corona, Pasien di Garut Baru Kembali dari Makau

Pasien berstatus pengawasan yang dirawat di ruang isolasi corona RSUD dr Slamet Garut, mengaku baru tiba dari Makau (daerah administrasi khusus di Chi

Tayang:
Penulis: Firman Wijaksana | Editor: Theofilus Richard
Pixabay
ilustrasi virus corona 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Pasien berstatus pengawasan yang dirawat di ruang isolasi corona RSUD dr Slamet Garut, mengaku baru tiba dari Makau (daerah administrasi khusus di China) pada akhir Februari 2020.

Pasien itu memang menetap di Makau. Ia tiba di Indonesia melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali pada 28 Februari.

Lalu keesokan harinya, ia pergi ke Yogyakarta dan Surabaya.

"Baru pada 1 Maret, pasien ini sampai di Garut. Kemarin ia mulai mengeluhkan batuk, demam, dan sesak nafas. Lalu memeriksakan diri ke klinik," ujar Wakil Ketua Tim Penanganan Inveksi Emerging Covid-19 Garut, dr Zaini Abdillah, Senin (9/3/2020) dini hari.

Ada Pasien dengan Gejala Mirip Terinfeksi Virus Corona di Garut, Kini Dirawat di Ruang Isolasi

Zaini menyebut saat ini pasien sudah masuk ruang isolasi RSUD dr Slamet. Pasien sudah mendapatkan penanganan medis dari tim rumah sakit.

"Rencananya akan dirujuk ke RSHS Bandung. Lihat kondisinya dulu dan kami juga koordinasi dengan tim dari RSHS," katanya.

Sebelumnya, RSUD dr Slamet Garut, kemarin malam menerima pasien yang mengeluhkan demam, batuk, dan sesak nafas. Pasien laki-laki berusia 42 tahun itu lalu dibawa ke ruang isolasi corona.

Wakil Ketua Tim Penanganan Inveksi Emerging Covid-19 Garut, dr Zaini Abdillah, mengatakan, pasien yang merupakan warga Garut itu datang pada Minggu (8/3/2020) malam.

Statusnya masih dalam pengawasan.

"Masih PDP (pasien dalam pengawasan) dan berada di ruang isolasi. Datang ke sini (RSUD dr Slamet) setelah dirujuk dari salah satu klinik di Garut," ujar Zaini.

Pria tersebut mengeluhkan menderita demam, batuk, dan sesak nafas seharian kemarin. Ia lalu memeriksakan diri ke salah satu klinik.

"Dari klinik ada penilaian riwayat kontak, perjalanan, dan klinis. Sudah masuk ke kategori PDP corona," katanya.

Kasus Covid-19 Bertambah, Total 6 Orang Positif Idap Virus Corona di Indonesia

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved