Dede Yusuf Kritik Pemerintah Dalam Sikapi Virus Corona, Dinilai Telat Keluarkan Aturan
Dede Yusuf kritik pemerintah dalam sikapi virus corona. Dinilai telat mengeluarkan aturan.
Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: taufik ismail
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Jumlah warga Indonesia yang positif corona terus bertambah.
Saat pertama kali diumumkan ada warga yang positif corona, kepanikan melanda.
Ini menjadi kritik bagi pemerintah.
Hal tersebut dikatakan oleh Wakil Ketua Komisi X DPRRI, Dede Yusuf Macan Efendi saat berada di SMA Angkasa 1, Margahayu, Kabupaten Bandung, Jumat (6/3/2020).
"Saya mengkritik pemerintah, terlalu banyak mengatakan tenang jangan panik, tapi tidak mengeluarkan apapun untuk mencegah rasa panik itu," ujar Dede Yusuf.
Dede menambahkan, mestinya satu minggu yang lalu pemerintah sudah mengeluarkan peraturan dan itu tidak bisa hanya Permenkes, karena Permenkes hanya berkaitan dengan kesehatan.
"Sementara pintu bandara, pintu keluar masuk asing, pintu pariwisata dan lainnya, itu lintas kementerian maka harusnya Inpres atau Perpres yang mencegahnya," kata Dede.
Dede mengatakan, mencegah dalam arti jika terjadi seperti ini maka apa saja akses yang ditutup, termasuk menimbun masker dan lainnya harus masuk dalam peraturan itu.
Harus ada tindakan tegas bagi yang melakukan penimbunan masker dan lainnya.
"Selain itu misalnya, Pemda harus membeli semua masker dan dibagikan kepada masyarakat. Itulah yang dikatakan terlambat," kata dia.
Kalau sudah ada suspect corona satu atau dua orang, kata Dede, lalu beretemu berbagai orang, kalau ditelusuri mungkin bisa 109 orang yang suspect.
"Maksud saya oke ini terlambat, tapi sudah bisa dilakukan (ditangani), tapi jika ditemukan seperti itu mau tidak mau harus kita lock," tuturnya.
Dede mengatakan, konsepnya diisolasi dan media tidak boleh menunjukkan identitas pasien positif.
"Ada trauma healing yang akan terganggu kala mereka (yang terkena corona) jadi sorotan publik," ucapnya.
• Ribuan Santri Ponpes Darussalam dan Warga Gelar Doa Bersama, Mohon Perlindungan dari Ancaman Corona
• Orang Terinfeksi Virus Corona di Indonesia Jadi 4 Orang, Ini yang Harus Dilakukan Agar Tak Tertular