Jumat, 10 April 2026

Virus Corona Masuk Indonesia, Pengunjung Objek Wisata di Lembang Menurun

Penyebaran Virus Corona Novel (Covid-19) yang sudah masuk ke Indonesia berpengaruh terhadap tingkat kunjungan

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Ichsan
Tribunjabar/Hilman Kamaludin
Manager Operasional Lembang Park and Zoo, Iwan Susanto 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, LEMBANG - Penyebaran Virus Corona Novel (Covid-19) yang sudah masuk ke Indonesia berpengaruh terhadap tingkat kunjungan ke objek wisata yang ada di Kawasan Lembang Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Hal tersebut dialami oleh pihak pengelola obyek wisata Lembang Park and Zoo yang saat ini mengalami penurunan kunjungan wisatawan sekitar 10 persen dari jumlah pengunjung sekitar 1.000 orang per hari.

Manager Operasional Lembang Park and Zoo, Iwan Susanto, mengatakan adanya penurunan tingkat kunjungan wisatawan tersebut memang terjadi di semua tempat wisata karena mereka merasa khawatir dengan adanya penyebaran virus asal Kota Wuhan China itu.

"Setelah adanya penyebaran Virus Corona itu berpengaruh pada penurunan pengunjung dan itu terjadi di kebun binatang lain, tapi pengaruhnya hanya sedikit, paling hanya 10 persen," ujar Iwan saat ditemui di Lembang Park and Zoo, Rabu (4/3/2020).

Hand Sanitizer Ternyata Bisa Dibuat Sendiri di Rumah, Begini Cara Mudahnya

Ia mengatakan, adanya penyebaran Virus Corona yang sudah masuk ke Indonesia ini juga banyak wisatawan yang menghubungi pihak pengelola sebelum mereka melakukan kunjungan ke obyek wisata tersebut.

Untuk antisipasi penyebaran virus ini, pihaknya menyediakan hand sanitizer untuk wisatawan dan pengelola juga rutin melakukan pembersihan semua kandang binatang yang ada di Lembang Park and Zoo.

"Untuk pengunjung kami siapkan antiseptic, kalau masker tidak ya, karena masker itu yang saya dengar hanya boleh digunakan untuk orang yang suspect," ucapnya.

Daftar Kasus Virus Corona di Seluruh Dunia, Ada yang Sembuh 100 Persen

Bahkan, kata dia, karyawan juga diwajibkan untuk rutin menggunakan hand sanitizer untuk antisipasi penyebaran virus ini supaya tempat wisata tersebut benar-benar aman.

"Kita tiap kali rutin menggunakan antiseptic dan hand sanitizer, termasuk semua karyawan," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved