Breaking News:

Ulama Inggris Masuk Bandung, Ikuti Seminar di Unikom dan Siap Keliling Jabar

Sejumlah ulama Inggris masuk kampus Unikom Bamdung untuk mengikuti seminar Internasional dengan tema Islam in Contemporary International Relations

Tribun Jabar/Tiah SM
Sejumlah ulama dari Inggris 'masuk kampus' Universitas Komputer Indonesia ( Unikom) Bamdung untuk mengikuti seminar Internasional dengan tema “Islam in Contemporary International Relations”, Selasa (3/3/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sejumlah ulama dari Inggris 'masuk kampus' Universitas Komputer Indonesia ( Unikom) Bamdung untuk mengikuti seminar Internasional dengan tema “Islam in Contemporary International Relations”, Selasa (3/3/2020).

Seminar diikuti 300 peserta dari 15 kampus di Jabar digelar Program Studi Ilmu Hubungan Internasional (IHI) Unikom bekerja sama dengan Biro Pelayanan dan Pengembangan Sosial Jabar (Yanbangsos) Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan British Council .

Seminar menghadirkan narasumber di antaranya Deputy Director British Council Indonesia, Mr Colm Downes; Association of British Muslims (AoBM), Mr Mohammed Abbasi; Association of British Muslims (AOBM), Mr Paul S Armstrong; Minhaj Welfare Foundation United Kingdom, Mr Adnan Sohail; dan Guru Besar Kajian Islam dan Gender, Prof Nina Nurmila.

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil Tutup Pelatihan English for Ulama Batch II

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menutup pelatihan bagi 20 ulama yang tergabung dalam English for Ulama Batch II di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (10/2/2020).
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menutup pelatihan bagi 20 ulama yang tergabung dalam English for Ulama Batch II di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (10/2/2020). (Istimewa)

Ketua Program IHI Unikom, Dewi Triwahyuni mengatakan, seminar tersebut digelar untuk memahami secara komprehensif perkembangan Islam di dunia untuk memberikan pengaruh signifikan dalam berbagai kajian hubungan antar bangsa.

“Perspektif Islam saat ini menjadi pemikiraan alternatif dan menjadi lensa analisis dalam hubungan Internasional kontemporer,” ujar Dewi

Ditemui di tempat sama, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unikom, Prof Samugyo Ibnu Redjo berharap seminar ini menjadi dialog lintas agama dan lintas kultur yang bertujuan meningkatkan pemahaman dan mempromosikan toleransi, perdamaian, moderasi, serta penghormatan di antara masyarakat multi agama dan budaya.

Sementara itu Kepala Biro Pelayanan dan Pengembangan Sosial Jabar Ida Wahida Hidayati, sekaligus sebagai keynote speech mengatakan, ulama dari Inggris ke Jawa Barat inisiatif hasil inovasi Gubernur Jabar Rifwan Kamil.

"Petukaran ulama salah satu membuka hubungan diplomatik dengan negara lain melalui dakwah, kalau melalui festival makanan dan lainya itu sudah biasa tetapi ini yang pertama melalui dakwah," ujar Ida.

Menurut Ida, dakwah damai dari bumi Jawa Barat, tahun lalu mengirimkan ulama muda ke Inggris.

Mereka di sana banyak menghadiri program dakwah kemudian berdiskusi, termasuk melakukan diskusi interflet antar umat beragama di sana bagaimana mereka mempelajari toleransi beragama antar umat.

Ida mengatakan seharusnya mengirim ulama senior tapi terkendala bahasa Inggris.

Pertukaran ulama dari Indonesia dikirim ke Inggris targetnya 20 orang sedangkan dari Inggris yang datang ke Indonesia mulai hari ini sampai 9 Maret akan berkeliling Jawa Barat berdakwah ke kampus dan pesantren serta jadi imam di beberapa masjid. (tiah sm)

Penulis: Tiah SM
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved