WNI Positif Terkena Virus Corona
PWI Jabar Minta Wartawan Jaga Kesehatan dalam Meliput Kasus Virus Corona
PWI Jawa Barat merespons pernyataan Presiden RI Joko Widodo tentang adanya dua warga negara RI positif tejangkit virus corona alias Covid-19.
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat merespons pernyataan Presiden RI Joko Widodo tentang adanya dua warga negara RI positif tejangkit virus corona alias Covid-19.
Hal ini perlu disikapi seluruh wartawan dan anggota PWI, khususnya di Jabar.
Ketua PWI Jabar Hilman Hidayat mengatakan wartawan yang meliput dan bersentuhan dengan wilayah yang terinfeksi virus corona harus senantiasa menjaga keselamatan diri masing masing.
• BREAKING NEWS, Satu Pasien Diisolasi di RSUD Majalengka, Segera Dirujuk ke RS Gunung Jati

• Kena Batuk, Pilek, Sesak, dan Baru dari Luar Negeri? Takut Terkena Corona? Begini Alur Pelaporannya
Dia menekankan berita yang disusun wartawan harus berdasarkan akurasi, tepat, dan benar.
Merujuk Undang-undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 disebutkan bila pers nasional berperan sebagai media informasi pendidikan dan kontrol sosial.
"Karena itu, para wartawan dituntut untuk memberitakan soal jangkitan virus Covid-19 ini seakurat mungkin sehingga tidak menimbulkan kepanikan di kalangan masyarakat," kata Hilman di Gedung Sate, Selasa (3/3/2020).
Menurutnya, agar tidak menimbulkan kepanikan, sebaiknya nama dan alamat penderita dirahasiakan.
• Ada 24 Warga Kota Bandung Dalam Pengawasan, 7 Orang Sudah Dinyatakan Sehat

Bahkan dalam kesempatan rapat koordinasi tersebut, Gubernur Jabar Ridwan Kamil meminta nama pasien tidak ditulis berupa inisial, melainkan nomor urut.
"Dalam soal identitas penderita sebaiknya hanya menjadi milik redaksi. Ini untuk tidak memicu kepanikan di kalangan masyarakat," kata Hilman.
Hilman mengimbau para wartawan yang meliput dan bersentuhan dgn wilayah yang terinfeksi Covid-19 tetap waspada dengan melengkapi diri dengan perlengkapan penjagaan kesehatan salah satunya masker.
Di samping itu, dia mengimbau agar anggota PWI Jabar dalam pemberitaan wajib menjaga kerahasiaan identitas pasien dan keluarganya seperti nama lengkap serta alamat untuk menghindari kepanikan massal.
Dalam pencarian narasumber untuk melengkapi pemberitaan, Hilman menekankan agar wartawan menggunakan narasumber kompeten dalam kasus Covid-19.
Hilman menambahkan, wartawan bisa mendatangi Pusat Informasi & Koordinasi Covid-19 Jawa Barat untuk mendapatkan informasi seputar Covid-19 di Jabar. "Bukan informasi atau berita yang mengarah pada sensasi," ujarnya. (Sam)