RUU Perlindungan Data Pribadi

Komisi Informasi Jabar Ingatkan Agar Data Pribadi Pasien Corona tidak Disebar

Publik dan petugas agar menghormati hak pribadi pasien dan tidak membagi, menyebarkan, atau men-share informasi pribadi yang bersangkutan...

Laporan Jurnalis Tribun Jabar Arief Permadi

 
BANDUNG, TRIBUN - Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat (KI Jabar) mengingatkan pemerintah dan masyarakat untuk tidak menyebarluaskan identitas pribadi warga negara Indonesia (WNI) yang terdeteksi positif virus corona. Menyebarkan data pribadi yang terkait dengan kondisi kesehatan seseorang merupakan pelanggaran hak-hak pribadi yang dilindungi UU.

"Kami mengimbau publik dan petugas agar menghormati hak pribadi pasien dan tidak membagi, menyebarkan, atau men-share informasi pribadi yang bersangkutan di media sosial atau tempat lain. Perlindungan atas identitas pribadi ini dijamin dalam  pasal 28 huruf f UUD 1945, serta pasal 17 UU KIP," ungkap Ketua Komisioner KI Jabar, Ijang Faisal, di Bandung, Selasa (3/3).

Ijang mengatakan, pengungkapan identitas penderita virus corona secara terbuka adalah pelanggaran hak-hak pribadi. Mereka yang merasa dirugikan bisa melakukan tuntutan.
"Informasi yang serta merta harus segera disampaikan kepada masyarakat adalah soal wabah virus coronanya," kata Ijang.

Ijang mengatakan, informasi pribadi hanya bisa diungkap atas izin yang bersangkutan atau jika terkait pengisian jabatan publik, dan dalam kasus ini alasan terakhir tidak relevan untuk dipertimbangkan.

Undang-undang, kata Ijang, menjamin setiap orang atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat dan harta benda yang berada dibawah kekuasaannya serta berhak atas rasa aman dan perlindungan dari ancaman ketakutan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang merupakan hak asasi.

"Maka jelas di sini hak pasien dilanggar dan karena itu kami tegaskan untuk tidak disebar," ujarnya. "Prinsip yang sama berlaku terhadap identitas pribadi WNI yang tengah menjalani karantina di Pulau Sebaru maupun yang sudah kembali ke masyarakat." (*)

Penulis: Arief Permadi
Editor: Arief Permadi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved