WNI Positif Terkena Virus Corona
Deteksi Interaksi Dua Warga Depok Terkena Virus Conora di Wilayahnya, Dinkes Jabar Terjunkan TGC
Menindaklanjuti informasi dua warga Depok positif terkena virus corona, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat langsung menerjunkan Tim Gerak Cepat (TGC)
Penulis: Cipta Permana | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Menindaklanjuti informasi dua warga Depok positif terkena virus corona, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat langsung menerjunkan Tim Gerak Cepat (TGC).
Tim itu diturunkan untuk menelusuri alur kontak dan interaksi dari kedua pasien di wilayah tempat tinggalnya. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya preventif bila adanya kemungkinan keduanya berinteraksi dengan orang lain.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Berli Hamdani mengatakan, pihaknya akan melakukan pemantauan intensif selama 14 hari terhadap orang-orang-orang yang sempat kontak atau interaksi dengan kedua pasien tersebut.
• Ini Langkah yang Dilakukan Ridwan Kamil Saat Tahu Dua WNI Asal Depok Positif Terkena Virus Corona

Bila kemungkinan timbul gejala terpapar, maka akan dilakukan pengawasan serta pemeriksaan kesehatan lanjutan, untuk mengetahui positif tidaknya terkena virus corona.
"Saat ini TGC Dinkes Jabar sedang menuju lokasi tempat tinggal dari kedua pasien positif tersebut. Kami pun akan melacak semua orang yang mungkin sempat kontak dengan pasien konfirmasi positif virus corona. Kalau dari pemeriksaan ada pasien yang mengalami gejala tersebut, maka akan di dirawat ke rumah sakit rujukan dengan fasilitas terlengkap," ujarnya saat di hubungi melalui sambungan telepon. Senin (2/3/2020).
Berli pun mengimbau agar masyarakat tidak panik menyikapi hal tersebut.
Terlebih, Pemerintah Pusat dan Pemprov Jabar saat ini tengah melakukan langkah preventif yang terintegrasi, guna mengurangi resiko penularan dan jatuhnya korban akibat virus mematikan asal Tiongkok tersebut.
"Kami mohon masyarakat tidak panik, dan doakan kami diberikan kekuatan, kesehatan, dan kemudahan dalam melaksanakan tugas ini," katanya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dalam media sosial instagram pribadinya menuliskan pesan yang dibagikan kepada seluruh warganet dan masyarakat Indonesia.
Pesan tersebut ditulis dua jam lalu dan telah disukai oleh lebih dari 90 ribu pengikutnya. Berikut isi pesan tersebut,
Presiden Jokowi baru saja mengumumkan berita terkait 2 WNI yang positif terdampak vorus covid-19 atau corona virus. 2 WNI tersebut diduga terdampak dari Warga Jepang saat close contact di Jakarta.
Kedua warga tersebut berdomisili di Depok. Bapak Menteri Kesehatan dalam sambungan telepon meyakini bahwa virus corona tidak ada di rumah mereka atau di lingkungan domisili mereka di Depok. Semoga benar adanya. Situasi saat ini, rumah yang bersangkutan sudah diisolasi.
Kepada kita semua, mari saling mengingatkan :
1. Jaga kesehatan dan kebugaran fisik kita agar imunitas tubuh selalu kuat.
2. Segera melapor ke Rumah Sakit terdekat jika mengalami atau melihat orang terdekat mengalami gejala demam, batuk dan sesak nafas bersamaan.
Pemerintah pusat dan daerah sudah menyiapkan fasilitas isolasi yang baik dan berstandar WHO di banyak rumah sakit.
Pintu masuk ke wilayah NKRI juga sudah dari awal tahun diperketat dengan thermal scanner untuk memastikan kita bisa mendeteksi dengan baik.
Jangan lupa saling mendoakan agar kita dijauhkan dari marabahaya. (cipta permana).