Atasi Banjir Jabodetabek, Sekda Jabar: Pemerintah Komitmen Normalisasi Sungai dan Perbaiki Drainase

BPBD Jabar pun terus berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten dan Kota Bekasi untuk mendata korban terdampak.

Atasi Banjir Jabodetabek, Sekda Jabar: Pemerintah Komitmen Normalisasi Sungai dan Perbaiki Drainase
Tribun Jabar/M Syarif Abdussalam
Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmaja 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat ( Sekda Jabar) Setiawan Wangsaatmaja mengatakan layanan darurat telah diberikan kepada warga Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi yang terdampak banjir. Hal serupa diberikan kepada warga Subang dan Karawang yang juga terdampak banjir.

"Perangkat daerah yang menangani bencana banjir dikerahkan untuk menangani dan memberikan layanan darurat kepada masyarakat terkena dampak," ucap Setiawan di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (26/2/2020).

Berdasarkan laporan tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jabar yang berada di lokasi banjir, BPBD Jabar telah melakukan pendampingan assessment dengan membawa perahu karet.

Urus Banjir, Ridwan Kamil Percepat Kunjungan di Australia dan Batalkan Kunjungan ke Turki

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat mengunjungi Vihara Samudra Bakti, Jalan Kelenteng, Kota Bandung, Sabtu (25/1/2020).
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat mengunjungi Vihara Samudra Bakti, Jalan Kelenteng, Kota Bandung, Sabtu (25/1/2020). (Tribun Jabar/Nazmi Abdurrahman)

Selain itu, logistik berupa makanan siap saji, lauk pauk, sembako, tambahan gizi, matras, dan selimut juga sudah dikirimkan ke Kabupaten dan Kota Bekasi.

BPBD Jabar pun terus berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten dan Kota Bekasi untuk mendata korban terdampak.

Selain wilayah Bekasi, pendampingan assessment dan pengiriman logistik juga dilakukan bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Karawang dan Kabupaten Subang.

Adapun menurut Setiawan, banjir yang menggenangi sejumlah titik di wilayah Bekasi pada Selasa (25/2) disebabkan curah hujan cukup tinggi yang terjadi sejak Senin (24/2).

"Kondisi curah hujan yang cukup tinggi dan kondisi saluran drainase yang kurang baik serta terbatasnya daya tampung Kali Bekasi menyebabkan terjadinya banjir di wilayah tersebut," tuturnya.

Beberapa program dan kegiatan sebagai upaya penanggulangan banjir di wilayah Bekasi, lanjut Setiawan, telah disiapkan bersama oleh pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR dan Pemerintah Provinsi Jabar serta Pemda Kabupaten/Kota.

Halaman
12
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved