Produksi Jutaan Pil Narkotika Golongan I di Bandung, 5 Orang Jadi Tersangka

Lima orang dianggap bertanggung jawab dalam pembuatan pil mengandung carisoprodol yang masuk narkotika golongan I di Bandung

Tribunjabar/Mega Nugraha
4 Juta Pil yang Diungkap BNN Mengandung Obat Keras, Psikotoprika dan Narkotika Golongan I 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Lima orang dianggap bertanggung jawab dalam pembuatan pil mengandung carisoprodol yang masuk narkotika golongan I di Bandung.

Pembuatan pil mengandung carisoprodol itu berlokasi di sebuah rumah di Jalan Cingised Kelurahan Cisaranten Endah Kecamatan Arcamanik Kota Bandung.

Rumah tersebut digeledah petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia pada Minggu (23/2/2020).

Setelah pemeriksaan selama 1x24 jam, lima orang resmi ditetapkan tersangka, berdasarkan alat bukti yang ada berupa 4 juta pil mengandung carisoprodol.

"Kelimanya ditetapkan tersangka yakni Crh (38), S (41), Mik (35), Sw (55) dan Ir," ujar Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari.

Saat ini, penyidik BNN merumuskan kontruksi pasal yang berkaitan dengan perbuatan kelimanya dalam memproduksi narkoba tersebut.

VIDEO Pabrik Narkoba di Arcamanik Itu Lahannya Milik Pemkot Bandung, Sudah Produksi 2 Juta Pil PCC

4 Juta Pil yang Diungkap BNN Mengandung Obat Keras, Psikotoprika dan Narkotika Golongan I

Perbuatan memproduksi narkotika golongan I diatur di pasal 113 Undang-undang Narkotika yang ancaman pidananya 5 tahun hingga 15 tahun dan denda maksimal Rp 10 miliar

Dalam Undang-undang Narkotika, narkotika golongan I bisa menyebabkan ketergantungan, dilarang digunakan untuk keperluan medis.

Dalam jumlah terbatas, Narkotika Golongan I dapat digunakan untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dan untuk reagensia diagnostik, serta reagensia laboratorium setelah mendapatkan persetujuan Menteri atas rekomendasi Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan.

Halaman
12
Penulis: Mega Nugraha
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved