Jumat, 10 April 2026

BUMDes Rancabango Gandeng Balai Riset Pemuliaan Ikan Bentuk Sentral Patin di Subang

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Berkah Abadi, Desa Rancabango, Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang

Editor: Ichsan
istimewa
BUMDes Rancabango Gandeng Balai Riset Pemuliaan Ikan Bentuk Sentral Patin di Subang 

TRIBUNJABAR.ID - Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Berkah Abadi, Desa Rancabango, Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang menggandeng Balai Riset Pemuliaan Ikan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk membentuk desa patin.

"Kami sepakat untuk menciptakan produk inovasi desa di bidang perikanan, khususnya patin," ujar Direktur BUMDes Rancabango Ahmad Fauzie Ridwan, melalui keterangan tertulisnya, Jumat (21/2/2020)

Ahmad mengatakan, sudah ada pembahasan dari hulu ke hilir untuk mendorong program tersebut. BUMDes sebagai badan usaha yang melibatkan masyarakat, Balai Riset yang mengawal proses budidaya hingga panen dan terpasarkan.

"Dalam usaha kan harus ada profit, melibatkan Balai Riset Pemuliaan Kementerian Kelautan dan Perikanan agar bisa mengontrol perkembangan ikan yang dibudidayakan. Sehingga untung ruginya bisa terprediksi," ujar Ahmad.

Komentar Victor Igbonefo Terkait Bermain di Stadion GBLA, Apakah Akan Jadi Home Base Persib Bandung?

Ia mengharapkan BUMDes Rancabango menjadi pintu gerbang BUMDes-BUMDes lain untuk menggarap program perikanan lebih luas. Bahkan BUMDes se-Kecamatan Patokbeusi akan dilibatkan untuk mewujudkan central patin.

"Respon pihak Balai sangat bagus. Hari Senin kita mulai turunkan bibit untuk patin di kolam yang sudah kami siapkan," ujarnya, seraya memaparkan kerjasama ini juga melibatkan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Subang.

Kepala Balai Riset Pemuliaan Ikan Kementerian Kelautan dan Perikanan Joni Haryadi, mengaku siap mendorong program yang diusulkan BUMDes Rancabango.

"Kami siap mendukung program BUMDes," katanya.

Ketua Komisi II DPRD Jabar, Rahmat Hidayat Djati juga mengapresiasi program yang digarap BUMDes Rancabango dan Balai Riset Pemuliaan Ikan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Ratusan Siswa Hanyut saat Susur Sungai di Sleman, 239 Selamat dan 5 Tewas, Ini Daftar Korban Tewas

Karena program tersebut merupakan inovasi yang bisa memunculkan potensi lokal dan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

"BUMDes untuk pembesarannya. Pembenihan diberikan ke kelompok-kelompok masyarakat. Jadi alurnya jelas dan melibatkan masyarakat banyak," kata Rahmat.

Rahmat berharap Subang yang diproyeksikan menjadi sentral patin benar-benar bisa terealisasi sehingga bisa memasok kebutuhan patin skala nasional bahkan harusnya sampai ekspor.

"Kami akan mendorong dari sisi kebijakan di DPRD Jabar," kata Rahmat.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved