Wilayah KBB Kerap Dilanda Bencana, Menurut Bupati Ini Penyebab Terjadinya Bencana

Sejumlah wilayah di Kabupaten Bandung Barat (KBB) belakangan ini dilanda bencana, baik itu bencana longsor

Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Kondisi longsor di Kampung Hegarmanah RT 3/4, Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Rabu (12/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, NGAMPRAH - Sejumlah wilayah di Kabupaten Bandung Barat (KBB) belakangan ini dilanda bencana, baik itu bencana longsor maupun bencana banjir yang mengakibatkan sejumlah warga jadi korban.

Bupati Bandung Barat Aa Umbara mengatakan, adanya berbagai bencana di sejumlah wilayah itu karena banyak faktor, di antaranya bisa saja dari banyaknya proyek di KBB.

"Banyak yang seperti itu, tapi kita tidak saling salahkan, tapi masyarakat tetap harus waspada," ujarnya saat ditemui di Batujajar, Selasa (18/2/2020).

Kemudian, kata Aa Umbara, faktor lain dari bencana tersebut bisa saja terjadi karena masyarakat kerap membuang sampah sembarangan dan di perumahan tidak ada penghijauan, sehingga hal tersebut sangat berpengaruh.

"Jadi banyak pengaruh-pengaruh itu, saluran air juga akibat penuh dengan sampah juga. Kadang-kadang bencana itu diakibatkan ulah manusia juga," katanya.

Siswi SMA di Sumbar Berhubungan Sedarah dengan Adiknya, Bayinya Ditemukan di Saluran Air Kolam

Atas hal itu, pihaknya meminta agar masyarakat KBB harus tetap menjaga lingkungannya sebagai bentuk antisipasi dari bencana tersebut, terutama tidak membuang sampah sembarangan.

"Untuk kerugian sekarang masih didata, termasuk penetapan status siaga darurat bencana, nanti akan saya rapatkan dulu dengan BPBD," kata Aa Umbara.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, pada Minggu (16/2/2020), bencana itu terjadi, di antaranya longsor di Kampung Gunung Bentang, RT 04/0 5, Desa Jaya Mekar, Kecamatan Padalarang.

Akibatnya, empat rumah warga mengalami kerusakan. Satu di antaranya mengalami rusak sedang, bahkan untuk antisipasi terjadinya longsor susulan, warga yang terdampak, telah di evakuasi ke lokasi yang lebih aman.

Penjelasan Pelatih Persib Robert Alberts Soal Cedera Geoffrey Castillion, Alami Masalah di Paha

Kemudian longsor tebing terjadi di Kecamatan Saguling. Tebing setinggi 10 meter dengan lebar 6 meter yang longsor itu berada di jalan arah Bojonghaleang menuju Cikande Saguling, hingga menyebabkan jalan tersebut sempat tertutup material longsor.

Kejadian banjir juga terjadi di Kampung Gunung Bentang, RT 01/23, Desa Jaya Mekar, Kecamatan Padalarang yang menerjang SD Negeri 2 Gunung Bentang hingga menyebabkan ruangan kantor kepala sekolah dan ruangan UKS ambrol.

Lalu, banjir bandang terjadi di Perumahan Babakan Loa Permai (Baloper), Blok D RT 02/20, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, hingga menyebabkan satu rumah mengalami rusak berat dan 11 rumah lainnya terdampak.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved