Penyidik Kejati Jabar Tahan Mantan Dirut PDAM Karawang, Korupsi Pengadaan Barang

Penyidik Kejati Jabar menahan mantan Direktur PDAM Kabupaten Karawang, Yogie Patriana Alsjah

ILustrasi Korupsi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Penyidik Kejati Jabar menahan mantan Direktur PDAM Kabupaten Karawang, Yogie Patriana Alsjah ‎pada Senin (17/2/2020).

Bersamaan dengan itu, turut ditahan ‎karyawan PDAM Karawang, Jumali serta dari unsur swasta, Didi Pramadi, Direktur PT. Darma Premandala.

Pantauan Tribun, ketiganya keluar dari Lantai 3 Kejati Jabar mengenakan rompi kuning bertuliskan tahanan Kejati Jabar dan masuk ke mobil tahanan.

Mantan Direktur PDAM, tampak menutup wajahnya saat berjalan ke mobil tahanan. ‎Ketiganya ditetapkan tersangka kasus korupsi pengadaan proyek di PDAM.

"Hari ini kami tahan tiga orang setelah ditetapkan tersangka ‎kasus dugaan korupsi pengadaan di PDAM Karawang," ujar Kasipenkum Kejati Jabar, Abdul Muis Ali di Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung.

Gol Wander Luiz Tepat di Hari Ulang Tahunnya, Persib Bandung vs PSS Sleman Berakhir 2-0

Ketiganya disangkakan melanggar Pasal 2 ayat 1 dan Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-undang Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUH Pidana.

Dalam pasal itu, ada unsur kerugian negara. Untuk menghitung audit kerugian negara, penyidik Kejati Jabar menggandeng akuntan publik.

"Hasil auditnya sudah ada. Kerugian keuangan negaranya sudah keluar sebesar Rp 2.687.012.333,10 atau Rp 2,6 miliar," ucap dia.

Dalam pasal yang disangkakan, ada juga unsur perbuatan melawan hukum. Yakni, berawal dari adanya sisa anggaran investasi pada 2015 di PDAM Karawang senilai Rp 19,23 miliar yang tidak terpakai. Yogie merupakan kuasa pengguna anggaran (KPA).

Halaman
12
Penulis: Mega Nugraha
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved