WNA Terjangkit Virus Corona Dilaporkan Masuk Indonesia via Bali dan Jalan-jalan, Kemenkes Telusuri

Pasalnya sejak VNoC melanda dunia, Indonesia menjadi salah satu negara yang negatif dari paparan virus tersebut.

WNA Terjangkit Virus Corona Dilaporkan Masuk Indonesia via Bali dan Jalan-jalan, Kemenkes Telusuri
Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Aktivitas penerbangan di Bandara Ngurah Rai, Sabtu (23/9). 

TRIBUNBATAM.ID, NATUNA - Beredar pemberitaan yang menyebutkan salah satu penumpang Lion Air JT-2618 pada 22 Januari 2020 dengan rute Wuhan ke Denpasar positif terjangkit virus corona sontak mengegerkan tanah air.

Pasalnya sejak VNoC melanda dunia, Indonesia menjadi salah satu negara yang negatif dari paparan virus tersebut.

Sebelumnya dikabarkan seorang penumpang dari Wuhan, China yang terjangkit virus corona pada penerbangan JT-2618 dari Bandar Udara Internasional Tianhe Wuhan di Distrik Huangpi, Provinsi Hubei, Republik Rakyat Tiongkok (WUH) tujuan Denpasar melalui Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali (DPS) Rabu (22/1/2020) lalu hingga kini masih ditelusuri kepastianya.

Hal itu dikatakan Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan, Achmad Yurianto, Jumat (14/02/2020).

"Adanya warga negara Cina yang dikabarkan positif NCoV atas nama yang kami tidak tau kelanjutannya sedang kami telusuri."

"Menindaklanjuti itu, kami pun langsung mengkonfirmasi maskapai yang ditumpangi, ternyata dari maskapai menyebutkan bahwa ada penumpang atas nama Jin yang melaksanakan penerbangan dari Wuhan ke Bali."

Bahkan dari pihak maskapai menyebutkan ada dua orang penumpang bernama Jin dalam penerbangan itu, satu anak-anak satu lagi dewasa, mereka menggunakan Garuda dari Bali menuju Shanghai pada tanggal 28 Januari.

Yuri mengatakan jika seorang WNA tersebut masuk ke Bali tanggal 22 Januari lalu kemudian pada 28 Januari dia kembali ke negaranya melalui penerbangan Bali masih ditelusuri riwayatnya.

"Namun karena mereka sudah di negaranya membuat kita sulit melacaknya," tambah Achmad Yurianto.

Untuk mengantisipasi dugaan ada WNA yang dikabarkan positif NCoV, Kemenkes menelusuri riwayat perjalanannya, ke mana saja tempat yang ia kunjungi.

Halaman
12
Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved