Pemkab Majalengka Gandeng Baznas Berikan Bantuan kepada Ratusan Warga
Pemerintah Kabupaten Majalengka yang menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Majalengka memberikan bantuan kepada ratusan warga
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Pemerintah Kabupaten Majalengka yang menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Majalengka memberikan bantuan kepada ratusan warga di Aula Gedung Islamic Center Majalengka, Jumat (14/2/2020).
Bantuan itu diberikan kepada para warga yang berprofesi sebagai Guru Ngaji, Imam Masjid dan Guru Diniah Takmiliah Awaliyah (DTA) di dua kecamatan di Majalengka.
Bupati Majalengka, Karna Sobahi mengatakan kegiatan itu sudah menjadi komitmen dirinya beserta Wakil Bupati Majalengka, Tarsono D Mardiana dalam memberikan atau memperhatikan warga yang tidak digaji secara rutin oleh Pemerintah.
• Pemda Majalengka Hibahkan Mobil Operasional ke Bawaslu Majalengka
Diketahui, dalam visi Raharja yang dicanangkan oleh pasangan Karna-Tarsono itu, ada Religius yang artinya memperhatikan masyarakat yang membantu dalam memberikan ilmu kerohanian. Selain itu juga, ada Adil, Harmonis dan Sejahtera.
"Salah satu indikatornya, dari Religius kita memperhatikan, memfasilitasi dari peran-peran mereka di masyarakat dalam menyanggah kegiatan rutin keagamaan," ujar Karna, Jumat (14/2/2020).
Oleh karena itu, Lanjut Karna, sudah menjadi keharusan dan konsistensi dirinya, bagaimana para pahlawan dalam memberikan ilmu keagamaan itu diperhatikan dalam batas-batas kemampuan keuangan yang ada.
• Ini Alasan Malaysia Airlines Buka Penerbangan dari Bandara Kertajati Majalengka
Sebab, tidak ada sistem penggajian yang harus pihaknya pedomani untuk profesi guru ngaji dan imam masjid.
"Ya tentu, caranya kita hanya menyesuaikan dengan keuangan yang ada," ucapnya.
Nantinya, pemberian santunan itu akan diberikan secara rutin di setiap bulannya.
Sementara, Ketua Baznas Majalengka, Agus Yadi Ismail menyampaikan, dalam ketiga profesi itu ada sekitar 280 orang yang mendapatkan bantuan santuan tersebut.
Jumlah itu, dibagi dalam kategori ketiga profesi, yaitu 70 guru ngaji, 70 imam masjid dan 140 guru madrasah DTA se-kecamatan Majalengka dan kecamatan Cigasong.
"Jumlah santunan yang diberikan nominalnya, yaitu Rp 100 ribu per bulan, namun disesuaikan dengan pembagian hasil pajak yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Daerah," kata Agus.
Ke depannya, Agus menyampaikan, bahwa ketiga kategori profesi tersebut yang telah terdata sesuai database Baznas, akan terus diberikan sepanjang evaluasi dan monitoring terkait dengan bantuan yang diberdayakan untuk keperluan kehidupan.
• Ini Sederet Pesan dari Akhir Kisah Cinta Dilan dan Milea yang Wajib Kamu Semua Tahu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/pemerintah-kabupaten-majalengka-dan-baznas-beri-bantuan.jpg)