PT Dada Indonesia Dinyatakan Gulung Tikar, KSPSI Datangi Bupati Purwakarta

Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Purwakarta mendatangai Kantor Pemkab Purwakarta

PT Dada Indonesia Dinyatakan Gulung Tikar, KSPSI Datangi Bupati Purwakarta
tribunjabar/nandri prilatama
PT Dada Indonesia Dinyatakan Gulung Tikar, KSPSI Datangi Bupati Purwakarta 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Purwakarta mendatangai Kantor Pemkab Purwakarta dan bertemu dengan Bupati Anne Ratna Mustika untuk meminta pemenuhan hak-hak ribuan buruh PT Dada Indonesia, Jumat (7/2/2020).

PT Dada Indonesia merupakan perusahaan garmen yang bertempat di Jalan Raya Sadang-Cikampek. Perusahaan ini telah dinyatakan bangkrut.

Ketua DPC KSPSI Kabupaten Purwakarta, Agus Gunawan mengatakan ada sejumlah permasalahan pascabangkrutnya PT Dada Indonesia, seperti masa pemberian hak pada kreditur, sebab ada dua bank yang hendak menjual aset-aset perusahaannya

"Kami khawatir bank ini jual aset hanya untuk bayar utang ke mereka tanpa berpikir pada hak ribuan buruh yang belum terpenuhi," ujarnya.

Pihak Vendor Bongkar Catatan Buruk WO Pandamanda, Bayar Kerap Telat, Katering Pernikahan Tak Datang

Agus pun meminta bantuan pada Pemkab untuk berkomunikasi dengan pihak bank agar dapat memperhatikan hak-hak ribuan buruh PT Dada Indonesia.

"Hak buruh ini bukan hanya soal upah tapi hak lainnya yang berhubungan dengan pemutusan hubungan kerja," katanya.

Kesempatan yang sama, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Purwakarta, Titov Firman mengaku pemerintah bersama KSPSI bersiap mengomunikasikan pemenuhan hak-hak buruh PT Dada Indonesia pada dua bank yang menangani permasalahan bangkrutnya perusahaan itu.

Manfaat Kurma Bisa Buang Racun di Tubuh hingga Turunkan Kolesterol, Gini Cara Mengolahnya

Titov menyebut para anggota eks buruh PT Dada Indonesia telah mendapatkan bantuan dari program bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan, sehingga yang menganggur meski belum mendapat kesempatan bekerja tetap mendapat jaminan kesehatannya.

"Kami akan buat surat pada dua bank (Bank Ekspor Impor dan Hana Bank agar penjualan asetnya tak dijual dengan harga rendah guna pembayaran pada hak-hak buruh," ujarnya seraya menyebut PT Dada Indonesia ini sebelum tutup anggotanya berjumlah 1.200 dari sebelumnya sangatlah banyak mencapai 7000 pekerja.

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved