Wanita Misterius Berambut Pirang Berkeliaran di Kebon Jeruk, Hipnotis Bocah Sampai Linglung
Syarif (41) memastikan tak hanya M (13), anaknya, yang jadi korban hipnotis dan diajak berkeliling oleh wanita misterius.
TRIBUNJABAR.ID - Syarif (41) memastikan tak hanya M (13), anaknya, yang jadi korban hipnotis dan diajak berkeliling oleh wanita misterius.
Wanita pengendara motor itu mengajak M di sekitar Jalan Haji Domang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
"Dari informasi warga yang saya dengar ada yang bilang juga kalau ada korban lain dari pelaku yang sama," ujar Syarif di rumahnya, Kebon Jeruk, Rabu (5/2/2020).

"Tapi yang di sana korbannya anak laki-laki," sambung Syarif.
Berdasarkan pengakuan M, wanita berambut pirang itu berusia sekira 40 tahun.
Wanita tersebut mengendarai motor Honda Beat warna merah.
Menurut Syarif, pelaku mengaku sebagai kerabat guru M di sekolahnya.
"Yang di sana (lokasi lain) pelakunya juga sama, perempuan berambut pirang."
"Tapi untuk modusnya saya kurang tahu," kata Syarif.
Atas kasus yang dialami M, Syarif sudah membuat laporan ke Mapolsek Kebon Jeruk.
Awalnya, ia melaporkan tentang hilangnya sang anak karena dibawa kabur oleh orang tak dikenal.
Namun karena M kini sudah kembali, ia berharap pelaku segera ditangkap atas kasus pencurian dan hipnotis.
"Harapannya semoga pelaku bisa cepat ketangkap agar enggak meresahkan masyarakat," ujarnya.
Menurut Syarif, putrinya nyaris diculik oleh pelaku.
Wanita misterius itu sempat mengajak korban berkeliling hampir tiga jam.
Syarif menerangkan kejadian tersebut dialami putri keduanya pada Selasa (4/2/2020) sepulang sekolah.
Mulanya, sepulang sekolah M bersama dua temannya berjalan kaki di Jalan Haji Rausin, Kelapa Dua, Kebon Jeruk.
Tiba-tiba seorang wanita pengemudi motor matic warna merah menghampiri M.
Kepada M dan dua rekannya, wanita tersebut mengaku saudara salah satu guru di sekolah mereka.
Si wanita mengaku minta diantarkan untuk mengirim undangan dan ke tempat fotokopi.
"Saat itu si perempuan bilang ke anak saya kalau dia saudara dari ibu Rani, gurunya anak saya."
"Padahal di sekolah anak saya itu enggak ada yang namanya ibu Rani," terang Syarif.
Setelah memperkenalkan diri, wanita misterius ini hanya meminta M untuk ikut naik motor.
Anehnya, wanita ini lebih dulu meminta M untuk menukar ponselnya dengan milik temannya berinisial S (13).
"Sebelum anak saya naik, pelaku minta hape anak saya ditukar sama punya temen anak saya Oppo," sambung.
Ditemukan Sang Ibu
Syarif mendapat kabar anaknya M dibawa orang tak dikenal setelah kedua temannya melapor kepadanya.
"Namanya anak kita dibawa orang enggak dikenal, kan pasti khawatir."
"Takutnya dia kenapa-napa, makanya saya langsung lapor polisi," katanya.
Di sela membuat laporan polisi, istri Syarif ikut berkeliling mencari keberadaan M.
Akhirnya sang ibu menemukan M sedang duduk seorang diri di pinggir jalan tak jauh dari lokasi ia dibawa oleh pelaku.
"Pas istri saya muter-muter nyari, untungnya dia ngeliat anak saya lagi duduk bengong di pinggir jalan."
"Itu dia ditemuin sekitar jam setengah enam."
Korban Linglung
Syarif menuturkan, sang istri menemukan M saat itu terlihat linglung.
Tas sekolahnya malah berada di tengah jalan.
"Awalnya dipanggil sama istri saya, tapi dia tetap bengong."
"Akhirnya pas ditepuk pundaknya baru dia sadar dan malah nanya kenapa ada di situ," kata Syarif.
Saat ini, Syarif berharap pelaku dapat segera ditangkap.
"Pelakunya itu perempuan, rambutnya agak pirang sekitar umur 40 tahun dan pakai motor Beat warna merah," kata Syarif.
Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Siswi SMP di Kebon Jeruk Nyaris Diculik, Orangtua Ungkap Misteri Perempuan Pirang Bermotor, https://jakarta.tribunnews.com/2020/02/05/siswi-smp-di-kebon-jeruk-nyaris-diculik-orangtua-korban-ungkap-misteri-perempuan-pirang-bermotor?page=all.