Sebanyak 45 Orang Terjangkit DBD di Kota Tasikmalaya, Seorang Meninggal Dunia

Seorang warga Kota Tasikmalaya meninggal dunia akibat serangan DBD. Warga yang tinggal di Kecamatan Tawang

Sebanyak 45 Orang Terjangkit DBD di Kota Tasikmalaya, Seorang Meninggal Dunia
Pixabay
Nyamuk penyebab DBD 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Seorang warga Kota Tasikmalaya meninggal dunia akibat serangan DBD. Warga yang tinggal di Kecamatan Tawang itu meninggal awal Februari.

Kepala Bidang Pencegahan Penanggulangan dan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Suryaningsih, membenarkan adanya warga yang meninggal akibat gigitan nyamuk aedes aegypti ini.

"Hingga saat ini kami mencatat ada 45 warga yang terserang DBD. Salah satunya meninggal dunia," kata Suryaningsih Kamis (6/2/2020).

Sebagian besar berhasil ditanggulangi dan sudah diperbolehkan pulang. Selama ini mereka mendapat perawatan intensif di RSU dr Soekardjo Kota Tasikmalaya.

Aa Rohmana Meninggal Dunia Setelah Ditusuk Tiga Kali, Mengalami Luka pada Perut dan Pinggang

"Saat ini ada sekitar enam orang yang masih dirawat dan kondisinya sudah pada stabil," kata Suryaningsih.

Ia mengingatkan warga agar waspada di musim hujan. Terutama terhadap kemunculan nyamuk aedes aegypti tang awalnya bersarang di air-air tergenang, lalu bertelur dan menjadi nyamuk dewasa.

"Upaya paling efektif mencegah munculnya populasi nyamuk aede aegypti ini adalah dengan membertas sarang-sarangnya," kata Suryaningsih.

Ia mengatakan, biasanya warga menyepelekan atau membiarkan wadah-wadah bekas berisi air di sekitar rumah. Padahal media itu menjadi tempat nyaman bagi nyamuk untuk berkembang biak.

Kisah Viral Istri Siapkan Mas Kawin dan Antar Suami Menikah Lagi, Ada Alasan Izinkan Suami Poligami

"Jadi sebenarnya gampang saja mencegah DBD yang mematikan. Berantas sarangnya. Termasuk juga kalau ada jentik di dalam bak kamar mandi. Jangan dibiarkan, segera kuras," kata Suryaningsih

Penulis: Firman Suryaman
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved