DPR Resah dengan Wacana WNI yang Ikut Perang dengan ISIS Dipulangkan, Khawatir Pura-pura Menyerah

Willy Aditya menjelaskan jika tidak ada yang bisa menakar keyakinan, bahkan bisa saja menggunakan anak-anak maupun perempuan.

DPR Resah dengan Wacana WNI yang Ikut Perang dengan ISIS Dipulangkan, Khawatir Pura-pura Menyerah
AFP/BULENT KILIC
Asap mengepul di wilayah kantong terakhir ISIS di Baghouz, Deir Ezzor, Suriah, pada Sabtu (2/3/2019). 

TRIBUNNEWS.COM - Warga Indonesia dihebohkan dengan munculnya wacana WNI mantan ISIS yang akan dipulangkan ke Indonesia.

Wacana ini bermula sejak Menteri Agama, Fachrul Razi yang menyebut terkait rencana pemulangan 600 WNI eks teoris ISIS dari Timur Tengah.

Setelah wacana tersebut ramai, Fachrul Razi langsung meralat pernyataannya dan menegaskan jika rencana tersebut masih dalam pembahasan bersama Menkopolhukam Mahfud MD.

"Rencana pemulangan mereka itu belum diputuskan pemerintah dan masih dikaji secara cermat oleh berbagai instansi terkait di bawah koordinasi Menkopolhukam," kata Fahrul, dikutip dari situs resmi Kemenag (2/2/2020).

Selain ralat dari Menteri Agama, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) juga meluruskan wacana tersebut.

Kepala BNPT, Suhardi Alius menjelaskan jika rencana pemulangan eks ISIS ke Indonesia masih dalam pembahasan bersama Kemenkopolhukam dan instansi terkait.

Dilansir kanal YouTube Kompas TV dalam acara Sapa Indonesia Malam pada Selasa (4/2/2020), Anggota Komisi I DPR Fraksi Partai Nasdem, Willy Aditya menyebut ada kemungkinan propaganda.

Ada beberapa hal yang difokuskan oleh Willy Aditya.

Willy Aditya mengingatkan jika harus berhati-hati dengan hal yang menyangkut ideologi dan radikalisme.

Willy Aditya menjelaskan jika tidak ada yang bisa menakar keyakinan, bahkan bisa saja menggunakan anak-anak maupun perempuan.

Halaman
12
Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved