Breaking News:

Tak Ada Toleransi Bagi Calon Aparatur Sipil Negara yang Telat saat Jalani Tes pada 12 - 13 Februari

Kepala BKPP Kota Bandung Yayan Ahmad Briliana minta kepada peserta Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) di Pemerintah Kota Bandung datang tepat waktu

sscasn.bkn.go.id
Ilustrasi : Tak Ada Toleransi Bagi Calon Aparatur Sipil Negara yang Telat saat Jalani Tes pada 12 - 13 Februari 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kota Bandung Yayan Ahmad Briliana minta kepada peserta Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bandung datang tepat waktu.

"Tidak ada toleransi , bagi peserta yang terlambat satu menit pun dinyatakan gugur," ujar Yayan saat Bandung Menjawab, di Taman Sejarah Kamis (30/01/2020).
Yayan mengatakan, 6.609 peserta dipastikan akan mengikuti tes berbasis komputer.

"Tes CASN Kota Bandung digelar di Graha Batununggal Indah Komplek Perumahan Batununggal Indah, Jalan Batununggal Indah IX No.2, Mengger, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung," sambung Yayan.

Cegah Plagiarisme dan Jaga Orisinalitas Karya Ilmiah Penelitian, Unisba Gelar SPeSIA 2020

Seleksi CPNS KBB Digelar di Mason Pine Padalarang, Pemkab KBB Siapkan Ini

Seleksi selama dua hari 12-13 Februari 2020. Peserta dibagi ke dalam 5 sesi tes setiap hari, dengan jumlah peserta dalam satu sesi sebanyak 670 peserta.

"Tes selama 90 menit , setiap peserta harus berpakaian atas putih dan bawah hitam serta sepatu hitam. Bagi perempuan berhijab pakai putih," ujarnya.

Peserta dilarang memakai perhiasan, membawa hanphone dan barang lainnya. Semua barang dititip di panitia, yang boleh di bawa kedalam hanya kartu peserta dan KTP.

Yayan minta kepada peserta agar memperhatikan pengumuman melalui situs resmi Kota Bandung, https://www.bandung.go.id atau http://bkpp.bandung.go.id.

Yayan mengatakan , semua kebutuhan tes , laptop, gedung dan peralatan sudah siap karena dana sudah dianggarkan.

"Khusus untuk seleksi CASN dialokasikan Rp 1 miliar," ujar Yayan.

Yayan berharap biaya seleksi cukup besar memakan dana APBD bisa mendapatkan calon-calon abdi negara terbaik di negeri ini.

"Hasil seleksi ASN di lingkungan Pemerintah Kota Bandung adalah yang mampu bekerja secara profesional, berintegritas, dan mampu melayani masyarakat,” harap Yayan. (tiah sm)

Penulis: Tiah SM
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved