Penculikan Bocah SD di Cianjur
Plt Bupati Pastikan Jamin Biaya Persalinan Bocah SD yang Dihamili Kakek-kakek, Buatkan Rumah Baru
Ia mengatakan, sudah menginstruksikan Camat Naringgul untuk mengecek langsung kondisi korban dan keluarganya.
Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Ravianto
Bahkan dalam keadaan kekurangan ekonomi, mereka terpaksa menjual rumah.
Hal itu dilakukan untuk mendapatkan uang demi mencari SA.
Firdaus bin Umar (47), orangtua SA, bahkan sampai harus meninjam uang kepada bank keliling.
• BRI dan BRI Agro Buka Lowongan Kerja Besar-besaran, Penempatan Kerja di Jakarta, Cek Persyaratannya
Nahasnya, uang hasil meminjam dari bank keliling justru malah lenyap.
Firdaus ternyata sempat ditipu, uang hasilnya meminjam justru digunakan orang lain untuk beli tanah.
"Saya sudah kehabisan uang dan sudah menjual rumah, saya juga pinjam ke bank keliling tapi malah ketipu mau dibeliin tanah," kata Firdaus, Selasa (28/1/2020).
3. Kini Tinggal di Gubuk
Setelah kehilangan rumah hingga tertipu, kini mereka tinggal di sebuah gubuk.
Paur Subag Humas Polres Cianjur, Ipda Budi Setiayuda, mengatakan kondisi korban dan keluarganya kini dalam kondisi yang memprihatinkan.
"Saya mendapat kabar kondisi terakhir korban cukup tertekan, medis menyarankan agar korban disesar karena umurnya masih muda," ujar Budi di Mapolres Cianjur, Selasa (28/1/2020).
"Setelah dicek ternyata mereka kini tinggal di gubuk karena sudah tak punya rumah," kata Budi.
Kini kepolisian pun menghimbau bagi orang yang ingin membantu SA dapat menghubungi Polsek Naringgul atau Polres Cianjur.
• Fakta-fakta Misteri Mayat ABG Ditemukan di Gorong-gorong di Tasik, Beredar Kabar Organ Vital Hilang
4. Kondisi Pilu SA
Kini nasib SA sedang hamil 9 bulan dan tak lama lagi akan melahirkan.
Dengan kondisinya yang tertekan tak memungkinkan SA bisa melahirkan secara normal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/gubuk-culik.jpg)